10:00 . PC PMII Bojonegoro Ajak Pemkab Diskusi Masalah KPM   |   07:00 . 7 Cara Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat   |   22:00 . PC PMII Bojonegoro Pertanyakan Hasil Kunjungan Bupati   |   21:00 . Dispora Buka Relawan Porprov Jawa Timur di Bojonegoro   |   20:00 . 9 Bakal Calon Kepala Desa Mundur, 2 Tak Lolos Administrasi   |   19:00 . TAB, Pemprov Gratiskan Seragam dan SPP untuk SMA-SMK?   |   18:00 . Jumlah DPT Pilkades Serentak Capai 428,437 Pemilih   |   17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |   13:00 . Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018   |   12:00 . Satu SMK di Bojonegoro Jadi Pilot Project Menko Perekonomian RI   |   11:00 . Populasi Kerbau di Bojonegoro Setiap Tahun Terus Menurun   |   10:00 . Walaupun Hasilnya Sama, Pilkades Hanya Digelar Satu Putaran   |  
Wed, 19 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 08 June 2019 10:00

Suporter Desak Manajemen Beri Kejelasan Tentang Persibo

Suporter Desak Manajemen Beri Kejelasan Tentang Persibo

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Belum adanya kejelasan dari manajemen Persibo Bojonegoro membuat suporter Laskar Angling Dharmo khawatir dengan eksistensi klub kebanggaannya. Suporter berharap manajemen segera membentuk kerangka tim, termasuk menunjuk pelatih.

Salah satu suporter Persibo, Alif Ardiansyah mengatakan, sebagai suporter, tentunya berharap persiapan tim menyongsong musim depan dilakukan secara maksimal. Para suporter tak ingin manajemen hanya menyiapkan tim ala kadarnya dan tidak mempunyai target.



"Manajemen juga harus segera membentuk tim, palagi, dalam waktu dekat ini pada akhir bulan Juli kompetisi akan segera bergulir," jelasnya.

Kerisihan suporter tersebut juga semakin memuncak, lantaran banyak klub kontestan Liga 3 Jatim sudah menyiapkan kerangka tim jauh sebelum lebaran, salah satunya adalah bakal lawan Persibo yaitu PSM Madiun. Padahal idealnya untuk membentuk kerangka dan kekompakan tim membutuhkan waktu yang lumayan lama.

"Hingga kini kami belum mendengar kabar mengenai pembentukan tim. Padahal musim depan segera tiba. Manajemen harus gerak cepat," sambungnya.

Dirinya juga menegaskan, jika tidak ada keseriusan dan target jelas dari manajemen lebih baik Persibo divakumkan terlebih dahulu. Sebab, jika tidak ada target yang jelas percuma saja, lantaran membuang tenaga dan biaya.

"Sampai saat ini belum ada kejelasan dari manajemen, hanya sebatas memberi kejelasan bahwa Persibo akan ikut kompetisi saja," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : persibo, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more