11:00 . Harga Empon-empon Mulai Turun   |   10:00 . Pedagang Ngamuk, Kasatpol PP: Kita Hanya Jalankan Tugas   |   09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 08 July 2019 08:00

Porprov Cabor Sepakbola

Manajer Merasa Dicurangi Wasit dan Sayangkan Pemukulan Oleh Oknum Keamanan

Manajer Merasa Dicurangi Wasit dan Sayangkan Pemukulan Oleh Oknum Keamanan

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pertandingan Kabupaten Bojonegoro melawan Kota Blitar sempat diwarnai ketegangan antar pemain dan tindakan protes keras terhadap wasit. Laga memanas saat memasuki akhir babak pertama yang digelar di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Minggu (7/7/2019) malam.

Beberapa keputusan wasit Fatchuroji asal Jombang yang dinilai kontroversial membuat pemain Kabupaten Bojonegoro terpancing emosi.

Ditemui pasca pertandingan, Manajer Cabor Sepakbola Kabupaten Bojonegoro, Ali Mahmud, mengaku sangat kecewa dan merasa dikerjai dengan kepemimpinan wasit Fatkhuroji. Bahkan pada menit-menit awal banyak keputusan kontroversial, sehingga sangat menyayangkan keputusan tersebut.

“Saya sangat menyayangkan kepemimpinan wasit dan sebagai tuan rumah saya merasa sangat dicurangi,” ujarnya.

Terkait permainan anak didiknya, Ali Mahmud sangat mengapresiasi. Sebab, ada peningkatan dan semangat serta motivasi yang sangat luar biasa dari para punggawa Kabupaten Bojonegoro.



Selain itu, ia juga menyayangkan pemukulan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap pemain Bojonegoro. Seharusnya, sebagai sorangan keamanan harus bisa menjaga sikap dan memberikan kenyamanan.

"Seharusnya sebagai polisi harus bisa mengontrol emosi juga, bukan malah begitu," tutup Ali Mahmud kepada blokBojonegoro.com.[din/mu]

Tag : porprov, cabor sepakbola


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat