22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |  
Thu, 04 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 31 July 2019 16:00

Bercirikan Pesantren, STAI Al-Hikmah Tuban Tanamkan Nilai Nahdliyah

Bercirikan Pesantren, STAI Al-Hikmah Tuban Tanamkan Nilai Nahdliyah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hikmah menjadi salah satu perguruan tinggi yang bercirikan pesantren. Bahkan kampus yang berada di Binangun, Singgahan, Tuban tersebut menanamkan nilai-nilai Nahdiyin dengan mengajarkan mata kuliah ke-Aswaja-an pada mahasiswanya.

"Kampus ini (STAI Al-Hikmah) bercorak pesantren, termasuk ada mata kuliah keaswajaan," kata salah satu Dosen STAI Al-Hikmah, Niswatin Nurul Hidayati saat prosesi yudisium di salah satu hotel di Bojonegoro, Rabu (31/7/2019).

Dosen asal Bangilan Tuban itu menjelaskan, dalam prosesi yudisium selain mahasiswa berhijab, seluruh mahasiswa diminta mengenakan songkok hitam. Namun dalam proses belajar mengajar perkuliahan para mahasiswa diwajibkan bersongkok dan memakai jas almamater.

"Kalau hari biasa tidak mengenakan (songkok dan beralmamater) akan ditegur untuk memakai dan mereka akan mengambil di pondok, karena mayoritas tinggal di pondok. Jika ujian, mahasiswa akan disanksi," terang Dosen Bahasa Inggris itu kepada blokBojonegoro.com.

Bu Niswatin panggilannya juga menuturkan, selain muatan lokal keaswajaan, materi lainnya seperti pada kampus umumnya termasuk usul fiqih dan lain-lain. Tetapi dilingkungan kampus sesuai syariat karena ada materi dilingkup pondok tersebut.

"Mahasiswa juga banyak menjuarai lomba-lomba keagamaan seperti MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur'an), pidato, kaligrafi dan yang lainnya di Tuban. Sehingga ada yang dikirim ketingkat provinsi," tutur dosen lulusan magester Bahasa Inggris Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta itu.

Ditambahkan Bu Niswatin yang juga ketua panitia yudisium ke-5, setidaknya ada 138 mahasiswa-mahasiswi. Mereka terbagi menjadi empat program studi (Prodi), yakni 6 mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), 100 mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), 18 mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) dan sisanya 14 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (ES).

Pasca prosesi yudisium ini, seluruh mahasiwa-mahasiswi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sesuai prodi masing-masing. Setelah itu kampus menjadwalkan tanggal 29 Agustus 2019 nanti, akan dilakukan prosesi wisuda di kampus setempat.

"Sejak berdiri tahun 2010, banyak mahasiswa selain Tuban dan Bojonegoro juga ada yang dari Kalimantan, Madura, Sulawesi dan Jakarta yang mayoritas NU sekaligus menetap di pondok pesantren," pungkas dosen yang sudah membuat 25 karya buku itu.

Seperti diketahui kampus STAI Al-Hikmah bernaung di yayasan yang menaungi jenjang RA, MI, MTs, MA dan STAI. Sehingga sudah banyak lulusan yang mengabdi di masyarakat, termasuk bekerja di pemerintahan. [zid/lis]

Tag : stai, alhikmah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat