17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |   08:00 . Polhut Bojonegoro Berhasil Amankan Satu Pelaku Diduga Pencurian Kayu   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 08 August 2019 07:00

Etika Mengunggah Foto Anak ke Media Sosial

Etika Mengunggah Foto Anak ke Media Sosial

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Apakah boleh mengunggah foto anak ke media sosial? Tentu hal ini harus menjadi pertimbangan bagi orang tua maupun keluarga, melihat banyaknya kasus kejahatan anak di media sosial. Tersebarnya foto anak di media sosial menyebabkan adanya kemungkinan penyalahgunaan foto anak.

Menurut psikolog, Patricia Elfira Vinny, orang tua harus mengetahui adanya dampak buruk dan bahaya dari mengunggah foto di media sosial, khususnya anak-anak.

Jika orang tua telah mempertimbangkan dan membuat keputusan untuk tetap mengunggah foto anak dengan sejumlah alasan, maka ada hal-hal yang harus diperhatikan jika ingin menguggah foto anak. Berikut etika mengunggah foto anak di media sosial, menurut Patricia.

1. Keamanan Anak

Perhatikan penampilan dan kondisi anak saat difoto untuk diunggah ke media sosial. Pakaikan baju yang rapi dan sopan, juga perhatikan posisi atau pose anak saat difoto.

2. Persetujuan Anak

Sebelum memposting foto anak, tak ada salahnya orang tua meminta izin kepada anak. Meskipun mungkin bagi sebagian anak belum paham dengan hal ini, namun anak perlu diberi kesempatan, apakah dirinya setuju dan merasa nyaman ketika fotonya diunggah ke media sosial ataupun tidak, biarkan anak membuat pilihan.

3. Fokus Pada Kegiatan Anak

Lebih baik foto anak saat ia sedang beraktivitas seperti saat sedang menggambar, saat bermain atau olahraga, dan usahakan fokus dengan hal yang sedang dikerjakan anak, misalkan turut menampilkan lukisan yang sedang digambar ataupun view lingkungan di sekitarnya saat bermain. Usahakan jangan terlalu fokus ke ekspresi wajah anak apalagi pada bagian-bagian tubuh tertentu.

4. Unggah karya anak

Misalkan setelah menggambar atau anak menghasilkan sebuah karya, foto dan unggah ke media sosial. Ini mengajari anak bahwa media sosial bukan sekadar eksistensi fisik seseorang, tapi juga wadah untuk mempublikasikan sebuah karya seni dan masih banyak hal lain yang bisa dimanfaatkan di media sosial.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat