22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |   19:00 . Penerima Beasiswa Banyu Urip Gelar Pertemuan Online   |   18:00 . Tangkal Radikalisme, Kodim Bojonegoro Gelar Komsos   |   17:00 . Produksi Tas Hingga Baju Kanvas Trendi, Laba Menakjubkan   |   16:00 . Melihat Lebih Dekat Kerajinan Anyaman Bambu di Mulyorejo   |   15:00 . Hari Pertama Peserta Rapid Test Masyarakat Umum Capai 33 Orang   |   14:00 . Warga Mulyorejo Sulap Pelepah Pisang Jadi Kerajinan   |   13:00 . Yummy...! Nasi Bakar Aneka Isi Ada di Kafe Ini   |   12:00 . Berkeliaran dan Masuk Rumah Warga, Ular Pyton Ditangkap   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   23:00 . Ibu-ibu di Lokasi TMMD Imbangan Diberikan Pelatihan Pembuatan Jamu   |   22:00 . 8 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19   |   21:30 . Pemkab Bojonegoro Kembali Berikan Layanan Rapid Tes Gratis   |   21:00 . PMI Bojonegoro Edukasi Santri Cara Hindari Covid   |   20:30 . Sakit Jantung, Seminggu Lalu Dirujuk ke Surabaya   |  
Fri, 10 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 10 August 2019 12:00

Gubernur Bantu Janda Miskin Rp1,8 Miliar

Gubernur Bantu Janda Miskin Rp1,8 Miliar

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya penanggulangan serta pengurangan angka kemisikinan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jatim, memberikan bantuan bagi janda miskin sebesar Rp1,8 miliar.

Kepala Dinas PMD Jawa Timur, Mohammad Yasin menjelaskan, program ini merupakan bagian dari Program Jalin Matra yang dirancang khusus untuk percepatan penanggulangan kemiskinan.

Yasin, sapaan karibnya menjelaskan, ada 3 jenis bantuan yang diberikan, yakni Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (BRTSM) dengan sasaran rumah tangga status kesejahteraan di angka 1-5 persen terbawah.

"Yang ke dua, penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (PFK) degan sasaran Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRT) atau janda dengan status kesejahteraan 1-10 persen terbawah," papar pria asli Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro itu.

Sedangkan jenis bantuan yang ke tiga, lanjut Yasin, penanggulangan kerentanan kemiskinan degan sasaran rumah tangga rentan miskin dengan status kesejahteraan 11-30 persern terbawah, atau Desil 2 dan 3 berdasarkan basis data terpadu Kemensos 2018.

Program Jalin Matra, telah digelontorkan ke Bojonegoro dengan total bantuan mencapai Rp22,8 miliar di 245 desa, dengan sasaran lebih dari 6.430 rumah tangga miskin.

"Bantuan ini dari Ibu Gubernur Jawa Timur, Ibi Khofifah Indar Parawansa. Khusus di tahun 2019, ada 23 desa yang menrima, dengan total 1,8 miliyar rupiah dengan sasaran lebih dari 451 rumah tangga miskin," imbuhnya. [ito/lis]

Tag : jalin, matra, program, gubernur, jatim, bojonegoro, dinas, pmd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat