22:00 . Suhu Tubuh Satu Santri Tambakberas Tinggi   |   21:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Nasdem Tergerak Semprot Desinfektan   |   20:00 . Tekan Penyebaran Corona, Jam Buka Pasar Tradisional Dibatasi   |   19:30 . Anggota DPRRI Apresiasi Pemuda Desa Tanggungan   |   19:00 . Warga Bojonegoro Bekerja di Daerah Zona Merah, Ikuti Aturan ini   |   18:00 . Update Hari ini, ODP di Bojonegoro Bertambah 8 Orang   |   17:00 . Jalan Diponegoro Jadi Kawasan Tertib Physical Distancing   |   16:30 . PD DMI Bojonegoro Himbau Takmir Lakukan ini di Tempat Ibadah   |   16:00 . Kreatif, Pemuda Tanggungan Buat Bilik Sterilisasi   |   15:30 . Bilik Sterilisasi Karya Pemuda Ngori-Ngraho   |   15:00 . Tanpa Pelayat, Jenazah PDP Balen Dimakamkan   |   14:00 . Dinkes Tunggu Hasil Lab PDP Asal Balen yang Meninggal   |   13:00 . Tiba di Bojonegoro, Satu Santri Tambakberas Suhu Tubuh Tinggi   |   12:00 . Lagi 126 Santri Putra Tambakberas Sampai di Bojonegoro   |   11:00 . 1 PDP Asal Balen Meninggal di RSUD Bojonegoro   |  
Sat, 28 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 11 August 2019 13:00

Warga Banjarejo Cuci Jeroan Kurban di Tepi Bengawan Solo

Warga Banjarejo Cuci Jeroan Kurban di Tepi Bengawan Solo

Kontributor: Mokhamad Arifin 

blokBojonegoro.com - Puluhan warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro memanfaatkan aliran air Bengawan Solo untuk mencuci jeroan hewan kurban. Selain lebih praktis, aliran air bengawan juga dapat memudahkan pembersihan. 

Pantauan di sepanjang Sungai Bengawan Solo di bawah Jembatan Kaliketek, debit air Sungai Bengawan Solo memang sedang turun. Mereka datang bergerombol membawa karung berisi jeroan hewan kurban. Jeroan tersebut kemudian dicuci menggunakan air Sungai Bengawan Solo.

“Mencuci jeroan hewan kurban menggunakan air Sungai Bengawan Solo sudah dilakukan warga setiap tahun. Jumlah jeroan banyak dan butuh air banyak pula,” ujar Ugik warga Rt 20, Banjarejo.

Ugik mengatakan, sudah menjadi tradisi warga tidak hanya di Banjarejo, namun di wilayah bantaran sungai di Bojonegoro, mencuci jeroan hewan kurban saat Idul Adha juga biasa dilakukan. Sebab air tersedia melimpah dan tidak perlu mengeluarkan biaya.

“Di sekitar sini juga banyak yang mencuci jeroan hewan kurban, seperti di bawah Jembatan Glendeng dan Jembatan Sosrodilogo,” lanjutnya.

Sementara Wanto, warga yang sedang mencuci hewan kurban dari Masjid At-Taqwa, Desa Banjerejo mengatakan hal senada. Setiap tahun ia mencuci jeroan di bawah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kota dengan Kecamatan Trucuk ini. 

Sudah menjadi rutinitas setiap tahun warga setempat saat Hari Raya Idul Adha. Bahkan, kali ini Wanto bersama 2 rekannya akan mencuci jeroan di Bengawan Solo hingga 3 hari ke depan. 

“Masjid At-Taqwa tahun ini menyembelih 6 sapi dan 14 kambing. Sapinya disembelih selama 3 hari, tiap harinya 2 sapi,” imbuh Wanto.  [fin/lis]

 

Tag : jeroan, warga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 March 2020 23:00

    Waspada Corona, Jangan Panik

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan Kelompok Pemuda Desa Canga'an "Muda Karya Perkasa" (MKP) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersama masyarakat setempat melakukan penyemprotan disinfektan guna pencegahan virus Corona (Covid-19), Selasa (25/03/2020)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat