22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |   19:00 . Penerima Beasiswa Banyu Urip Gelar Pertemuan Online   |   18:00 . Tangkal Radikalisme, Kodim Bojonegoro Gelar Komsos   |   17:00 . Produksi Tas Hingga Baju Kanvas Trendi, Laba Menakjubkan   |   16:00 . Melihat Lebih Dekat Kerajinan Anyaman Bambu di Mulyorejo   |   15:00 . Hari Pertama Peserta Rapid Test Masyarakat Umum Capai 33 Orang   |   14:00 . Warga Mulyorejo Sulap Pelepah Pisang Jadi Kerajinan   |   13:00 . Yummy...! Nasi Bakar Aneka Isi Ada di Kafe Ini   |   12:00 . Berkeliaran dan Masuk Rumah Warga, Ular Pyton Ditangkap   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   23:00 . Ibu-ibu di Lokasi TMMD Imbangan Diberikan Pelatihan Pembuatan Jamu   |   22:00 . 8 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19   |   21:30 . Pemkab Bojonegoro Kembali Berikan Layanan Rapid Tes Gratis   |   21:00 . PMI Bojonegoro Edukasi Santri Cara Hindari Covid   |   20:30 . Sakit Jantung, Seminggu Lalu Dirujuk ke Surabaya   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 19 August 2019 17:00

Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro

Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Sebanyak 75 kebakaran yang terjadi hingga bulan Agustus 2019, kebakaran paling banyak yakni kebakaran rumah atau perumahan yakni sebanyak 24 kebakaran, rata-rata kebakaran tersebut diduga akibat lupa matikan kompor dan akibat perapian.

"Rata-rata, kejadian kebakaran itu diduga karena Lupa mematikan kompor atau perapian dan korsleting listrik," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno.

Selain perumahan/rumah, kebakaran lahan/hutan juga mendominasi yakni sebanyak 21 kali kejadian. Sedangkan kebakaran tempat usaha sebanyak 15 kali dan kebakaran kendaraan motor atau mobil ada sebanyak 6 kali kejadian dan kebakaran lainnya seperti kebakaran bambu, lahan tebu, dan lainnya sebanyak 9 kali.

Namun, menurut Sukirno pada musim kemarau ini lahan/hutan paling sering terjadi, padahal 21 kejadian tersebut hanya mulai terjadi pada bulan Juni hingga Agustus 2019 ini.

"Kejadian kebakaran lahan hutan akibat membakar daun kering/sampah yang ditinggal," ucapnya.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, kebakaran perumahan/rumah terjadi sebanyak 24 kali terjadi dengan kerugian sebanyak 1.342 milyar, kebakaran lahan/hutan terjadi 21 kali dengan taksiran kerugian 65.500 juta, kebakaran tempat tata usaha sebanyak 15 kali dengan taksiran kerugian 529.500 juta, kebakaran kendaraan terjadi sebanyak 6 kali dengan total kerugian sebanyak 374.200 juta dan kebakaran lahan tebu, bambu dan lainya sebanyak 9 kali dengan kerugian sebanyak 300.000.

Banyaknya kejadian kebakaran tersebut Damkar menghimbau agar masyarakat saat menyalakan kompor atau perapian selalu ditunggui, pakailah aliran listrik sesuai dengan kapasitas agar tidak terjadi korsleting, saat membakar sampah kering ditunggui.[saf/ito]

Tag : Kebakaran, Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat