19:00 . Ketua Komisi B Terima Banyak Keluhan Sektor Pertanian   |   18:00 . Rumput Lahan Kosong Terbakar, Warga Desa Campurrejo Panik   |   17:00 . Syahdu di Warung Semok Bareng Gong Bumbung   |   15:00 . Gong Bumbung Jidok Temani Warung Semok   |   14:00 . Mars Kemenag, Ajang Kenalkan ASN Untuk Tanamkan Kerja dan Jalin Kesatuan   |   13:00 . Harga Emas Terpantau Turun Rp 3.000 Per Gram   |   12:00 . Tingkatkan IDM di Bojonegoro, Pemkab Sinergikan Para Pemangku Kebijakan   |   11:00 . Hari Terakhir, BPKAD dan Bapedda yang Diminati, Disdik Masih Kosong   |   10:00 . Saka Wira Kartika Siaga Kodim Bojonegoro Laksanakan Baksos di Rendeng   |   09:00 . Disnakan Berikan Bimtek Pengolahan Pakan Ternak   |   08:00 . Sejuk dan Jernih, Wisata Air yang Murah dan Menarik   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   20:00 . Peringati Milad HMI Akan Gelar Lomba Menulis   |   19:00 . Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Petakan KRB   |   17:00 . Dinsos Bojonegoro, Anggarkan Rp15,3 M untuk KPM BPNT-D   |  
Wed, 29 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 08 September 2019 07:00

Bikin Dapur Lebih Sehat, Lakukan Detoks Dapur!

Bikin Dapur Lebih Sehat, Lakukan Detoks Dapur!

Reporter:--

blokBojonegoro.com - Dapur bisa menjadi sarang kuman dan penyakit melebihi tempat lain di rumah. Ini karena ada beragam jenis bahan makanan yang disimpan di ruangan ini. Untuk menjaga agar daput tetap higinis, Anda harus rutin melakukan detoks dapur.

Seperti dalam detoksifikasi tubuh, detoksifikasi dapur adalah proses membersihkan dapur dari benda-benda yang bisa merugikan atau menimbulkan sakit kepada penghuni.

Di dapur terdapat banyak bahan makanan yang bisa membusuk dan menimbulkan jamur. Selain itu, beberapa bahan makanan juga menjadi racun saat telah kadaluarsa. Hal ini diperparah kondisi dapur yang lembab oleh keberadaan wastafel.

Berikut ini adalah empat hal yang harus menjadi fokus Anda saat melakukan detoksifikasi dapur:

Ragam Bumbu Masakan

Singkirkan bumbu masakan mentah yang sudah tidak segar atau akan membusuk, misalnya dalam bentuk dedaunan seperti basil, daun salam dan lainnya. Dedaunan yang sudah tidak segar mengalami perubahan kandungan zat di dalamnya.

Untuk membuat bumbu-bumbu masakan dedaunan lebih segar, simpan dengan cara direndam dalam minyak zaitun, kemudian simpan di dalam freezer.

Beberapa bumbu makanan seperti saus, kecap, dapat disimpan pada suhu ruangan. Namun dengan catatan kondisinya harus masih di dalam botol.Terakhir, bila Anda menyimpan susu bubuk, kopi, dan gula, sebaiknya disimpan dalam kaleng, dan letakkan pada suhu ruangan normal.

Cek wadah air

Periksalah wadah dispenser Anda, yang berfungsi menampung air minum galon yang tidak tertampung oleh gelas. Biasanya, wadah air ini kotor dan rentan berjamur. Maka bersihkan wadah plastik air di bawah dispenser dengan cara menyikat menggunakan sikat kecil.

Selain itu, periksa kebersihkan tangki air pada dispenser. Caranya, angkat galon, kemudian buang sisa air. Lalu, tuang cuka yang sudah tercampur air. Biarkan 10-15 menit, supaya semua kotoran dan jamur rontok. Setelah itu, keluarkn dan bilas dengan air bersih.

Buang peralatan masak usang

Peralatan masak yang telah usang, biasanya memiliki bahan antilengket yang sudah mengelupas. Bahan ini berbahaya jika tercampur dalam makanan. Sebaiknya, singkirkan peralatan masak yang sudah usang, agar tidak menghambat proses memasak Anda.

Peralatan rentan berkuman

Berbagai peralatan yang rentan terdapat kuman antara lain oven, exhaust, dan tempat menyimpan piring. Bersihkan minimal dua kali dalam sebulan menggunakan air. Khusus peralatan yang lengket, Anda bisa menggunakan soda kue sebelum dibersihkan. [lis]

Sumber: rumah.com

Tag : dapur, detox


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat