21:00 . Pasien Positif Covid 19 Bertambah 9 Orang   |   20:00 . Putra Asli Bojonegoro, Prof Dr Phil Al Makin Jabat Rektor UIN Suka   |   19:00 . Bersama TNI, Disdukcapil Bojonegoro Gelar Pelayanan di Desa   |   18:00 . BSA Sunan Giri Bojonegoro Praktik Kerja Lapangan Online   |   16:00 . Angka Covid-19 Masih Tinggi, Disdik Belum akan Gelar KBM Tatap Muka   |   15:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   14:00 . Tingkat Kualitas Pendidikan Kesetaraan, Disdik Lakukan Tes untuk Tutor   |   13:00 . Panitia Kurban Wajib Tahu Ini   |   12:00 . Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Menuju Bojonegoro Sehat, Aman dan Sejahtera   |   11:00 . Orang tua, Siswa dan Sekolah Wajib Faham Ini   |   10:00 . Kasat dan Empat Kapolsek di Polres Bojonegoro Dimutasi   |   09:00 . Proses Pemakaman Mantan Bupati H. M. Santoso   |   08:00 . Lestarikan Bengawan, 25 Ribu Bibit Ikan Ditebar   |   07:00 . Anak Anda Pemalu? Ini Tips untuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirinya   |   22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |  
Sat, 11 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 13 September 2019 13:00

Diduga Sakit, Warga Ngawi Meninggal di Hutan Bubulan

Diduga Sakit, Warga Ngawi Meninggal di Hutan Bubulan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Warga Desa/Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tergeletak di area hutan Pradok petak 167 Kecamatan Bubulan, Jumat (13/9/2019) siang.

Diketahui mayat tersebut atas nama Parno (41) yang beralamat di Desa Gempol Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi.

Kepala Satpol PP Bojonegoro, Arif Nanang megatakan, penemuan mayat itu langsung dibawa ke RSUD Bojonegoro, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Arif mengungkapkan, kronologi awal adanya laporan dari Sartini yang merupakan salah satu warga Desa Bubulan yang sedang mencari iles-iles. Namun tak menyangka menemukan mayat laki-laki tergeletak di bawah pohon ploso

"Awalnya diikira sedang tidur, namun setelah didekati ternyata sudah meninggal," beber Arif sapaan akrabnya.

Mengetahui hal itu, Sartini langsung bergegas melaporkan kejadian itu ke petugas perhutani, kemudian laporan itu diteruskan ke pihak Muspika. Setelah mendapat laporan itu Puskesmas langsung memeriksa kondisi mayat.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda penganiayaan dan diduga meninggal karena sakit," ujar Arif.

Adapun ciri mayat laki-laki yang ditemukan tersebut rambut lurus pendek, panjang mayat 177 cm dan menggunakan kaos warna oranye dan celana pendek warna silver. [saf/mu]

Tag : mayat, penemuan mayat, parno, ngawi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat