20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |   18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:30 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Disertai Angin   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |   14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |   11:00 . Alat Berat Berhenti di Ngablak, Warga Tak Seheboh di Wilayah Timur   |   10:00 . Hingga Akhir Tahun, Logam Mulia Masih Dominasi Agunan Pegadaian   |   09:00 . Manfaatkan Rumah Sebagai Spot Foto Instagramable   |   08:00 . Kartar Nusa Bakti Manfaatkan Lahan Desa Sebagai Agro Wisata   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 September 2019 13:00

Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda

Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pengunjung Perustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, memang tidak begitu banyak, bahkan rata-rata pengunjung tersebut dari kalangan Mahasiswa maupun masyarakat umum. Meski demikian, adapula dari kalangan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD).

Hanya saja siswa datang ke Perpusda tersebut hanya membaca buku, pasalnya siswa tersebut belum bisa pinjam buku untuk dibawa pulang, dikarenakan terkendala pendaftaran sebagai anggota harus menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kasi Layanan Informasi dan Pustaka, Perpusda Bojonegoro, Heri Purwanto mengatakan, memang ada pelajar SD yang datang ke Perpusda untuk meminjam buku, akan tetapi tidak bisa dikarenakan tidak memenuhi persyaratan sebagai anggota perpustakaan.

"Jadi siswa SD terkendala belum punya identitas dan belum bisa jadi anggota untik pinjam dibawa pulang," imbuhnya.

Masih kata Heri, selama ini Perpusda lebih mengutamakan pinjaman buku untuk masyarakat Bojonegoro, sedangkan dari luar hanya diperbolehkan membaca di tempat, dan tidak untuk dibawa pulang dikarenakan beberapa pertimbangan.

"Jadi solusinya yakni ya baca di Perpusda," ujar Heri kepada blokBojonegoro.com.

Setiap hari, pengunjung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro bisa dibilang cukup lumayan, hal itu, dibuktikan setiap hari masyarakat yang singgah tercatat hanya ada sekitar 60 sampai 60 pengunjung saja. Meski begitu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus melakukan upaya untuk meningkatkan pengunjung slah satunya dengan menambah buku bacaan baik tentang kesehatan maupun tentang peningkatan ekonomi kreatif di tahun 2019 ini.

"Mudah-mudahan dengan penambahan itu pengunjung Perpusda bisa meningkat kedepannya," pungkasnya.[saf/ito]

 

Tag : perpusda, bojonegoro, syarat, anggota


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat