17:00 . Angin Kencang, 3 Dapur dan 1 Rumah di Baureno Roboh   |   15:00 . BMKG Prediksi Hujan Segera Turun di Bojonegoro   |   14:00 . Inilah Agenda HJB ke-342   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Belum Bisa Dipastikan   |   11:00 . Segarnya Dawet Ireng Pelepas Dahaga   |   10:00 . BPKAD: Turunnya DBH Migas Program Prioritas Harus Didahulukan   |   09:00 . Musim Nikah, Pengusaha Rias Kebanjiran Job   |   08:00 . Polhut Bojonegoro Berhasil Amankan Satu Pelaku Diduga Pencurian Kayu   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 September 2019 13:00

Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda

Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pengunjung Perustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro, memang tidak begitu banyak, bahkan rata-rata pengunjung tersebut dari kalangan Mahasiswa maupun masyarakat umum. Meski demikian, adapula dari kalangan siswa jenjang Sekolah Dasar (SD).

Hanya saja siswa datang ke Perpusda tersebut hanya membaca buku, pasalnya siswa tersebut belum bisa pinjam buku untuk dibawa pulang, dikarenakan terkendala pendaftaran sebagai anggota harus menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kasi Layanan Informasi dan Pustaka, Perpusda Bojonegoro, Heri Purwanto mengatakan, memang ada pelajar SD yang datang ke Perpusda untuk meminjam buku, akan tetapi tidak bisa dikarenakan tidak memenuhi persyaratan sebagai anggota perpustakaan.

"Jadi siswa SD terkendala belum punya identitas dan belum bisa jadi anggota untik pinjam dibawa pulang," imbuhnya.

Masih kata Heri, selama ini Perpusda lebih mengutamakan pinjaman buku untuk masyarakat Bojonegoro, sedangkan dari luar hanya diperbolehkan membaca di tempat, dan tidak untuk dibawa pulang dikarenakan beberapa pertimbangan.

"Jadi solusinya yakni ya baca di Perpusda," ujar Heri kepada blokBojonegoro.com.

Setiap hari, pengunjung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bojonegoro bisa dibilang cukup lumayan, hal itu, dibuktikan setiap hari masyarakat yang singgah tercatat hanya ada sekitar 60 sampai 60 pengunjung saja. Meski begitu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus melakukan upaya untuk meningkatkan pengunjung slah satunya dengan menambah buku bacaan baik tentang kesehatan maupun tentang peningkatan ekonomi kreatif di tahun 2019 ini.

"Mudah-mudahan dengan penambahan itu pengunjung Perpusda bisa meningkat kedepannya," pungkasnya.[saf/ito]

 

Tag : perpusda, bojonegoro, syarat, anggota

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat