18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 September 2019 18:00

Profesor Henri: Semua Orang Bisa jadi Wartawan, Tapi...

Profesor Henri: Semua Orang Bisa jadi Wartawan, Tapi...

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Di zaman saat ini, semua orang dengan mudah bisa menjadi wartawan. Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo, Prof. Dr. Drs Henri Subiakto, SH, MA, dalam Seminar Merajut Nusantara, Waspada Berita Hoax di Tahun 2019, yang diselenggarakan di Hotel Dewarna Bojonegoro oleh, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dapil Tuban - Bojonegoro, Satya Widya Yudha bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Kominfo RI.

[Baca juga: Satya W Yudha, BAKTI dan Kemkominfo RI Gelar Seminar Merajut Nusantara ]

Menurut Profesor Henri, hampir setiap orang mempunyai hp yang memiliki kamera. Sehingga setiap ada peristiwa atau kejadian yang tidak biasa , pasti langsung difoto maupun direkam video, kemudian diserbarkan di media sosial seperti layaknya wartawan.

Padahal, wartawan sendiri merupakan profesi yang mempunyai kode etik dan aturan-aturan untuk mempublikasikan di media yang berbadan hukum dan dilindungi undang-undang.

"Semua orang bisa jadi wartawan. Tapi tidak semua memperhatikan etika dalam mempublikasikan informasi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," kata Profesor Henri.

Masih kata Profesor Henri, semua orang bisa mendapatkan dan menyebarluaskan informasi, tetapi tidak semua orang itu baik. Sehingga harus waspada dan bisa menyaring informasi yang didapatkan dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Foto dan video saja bisa direkayasa, apalagi tulisan. Jadi harus bisa filter dan mencari tahu kebenaran informasi tersebut," tambah Profesor Henri. [ito]

Tag : Kemenkominfo, bakti, satya yudha


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat