08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |  
Sun, 04 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Satya W Yudha, BAKTI dan Kemkominfo RI Gelar Seminar Merajut Nusantara

blokbojonegoro.com | Sunday, 29 September 2019 11:00

Satya W Yudha, BAKTI dan Kemkominfo RI Gelar Seminar Merajut Nusantara

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dapil Tuban - Bojonegoro, Satya Widya Yudha bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Kominfo RI menggelar Seminar Merajut Nusantara, Minggu (29/9/2019).

Bertempat di Dewarna Hotel Bojonegoro, seminar diikuti ratusan peserta dari ibu rumah tangga dan pemuda dari semua kecamatan di Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dapil Tuban - Bojonegoro, Pak Satya Yudha, sapaan akrabnya menyampaikan pentingnya waspada berita hoax di tahun 2019.

Menurutnya, akhir-akhir ini arus informasi deras mengalir ke masyarakat,  banyak informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya alias hoax.

"Kami berkewajiban mengingatkan masih banyak yang butuh pengetahuan ini tujuannya pemerintah membuat waspada. Jika ada berita bisa menyaring informasi itu," ujar Satya Yudha.

Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo, Prof. Dr. Drs Henri Subiakto, SH, MA, menyampaikan, perubahan zaman terus berkembang seiring pengembangan informasi dan teknologi, juga mengakibatkan perubahan masyarakat dalam membaca berita.

"Dulu dapat berita dari baca koran, mendengarkan radio dan menonton tv. Sekarang berita sudah ada di genggaman, yakni di HP," kata Profesor Henri.

Saat ini, kata Profesor, generasi milenial sudah jarang membaca koran, maupun menonton televisi. Ketika menerima informasi, kadang menelan mentah-mentah dan tidak mencari dari media-media online yang kredibel.

"Verifikasi berita itu perlu. Agar tidak ikut terbawa atau bahkan ikut menyebarkan berita hoax," imbuhnya. [lis/col]

Tag : Kominfo, DPR RI



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat