18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   17:00 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Disertai Angin   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |   14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |   11:00 . Alat Berat Berhenti di Ngablak, Warga Tak Seheboh di Wilayah Timur   |   10:00 . Hingga Akhir Tahun, Logam Mulia Masih Dominasi Agunan Pegadaian   |   09:00 . Manfaatkan Rumah Sebagai Spot Foto Instagramable   |   08:00 . Kartar Nusa Bakti Manfaatkan Lahan Desa Sebagai Agro Wisata   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 03 October 2019 07:00

Cara Aman Menyantap Makanan Berlemak dari Pakar Gizi

Cara Aman Menyantap Makanan Berlemak dari Pakar Gizi

Reporter:-

blokBojonegoro.com - Pakar gizi pangan Ali Khomsan mengatakan, makanan berlemak dan berkolesterol bisa aman asalkan disandingkan dengan makanan berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran. “Intinya semua makanan berlemak dan berkolesterol bisa diantisipasi dengan makan sayur dan buah karena makanan tersebut mengandung antioksidan tinggi,” kata Ali saat berbicara di Health and Nutrition Journalist Academy di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut profesor dari Institut Pertanian Bogor itu, kolesterol akan sangat berbahaya ketika teroksidasi dan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. Kondisi ini bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung karena terhentinya aliran darah ke otak dan jantung.

Namun, ketika mengonsumsi antioksidan dalam jumlah cukup, akan terjadi pengurangan oksidasi sehingga bisa mencegah penyumbatan. Ia mencontohkan, masakan Padang yang selama ini identik dengan lemak dan kolesetrol, bisa disantap dengan sayur dan buah. Biasanya seporsi nasi Padang sudah termasuk sayur daun singkong dan mentimun. 

“Daun singkongnya jangan lupa dimakan karena bisa menetralisasi lemak di dalam tubuh,” papar Ali.

Selain itu, makanan Padang seperti rendang biasanya dicampurkan dengan beragam rempah yang tanpa disadari berfungsi mengalahkan lemaknya. “Misalnya cabai yang mengandung tinggi antioksidan,” tuturnya.

Itu sebabnya, Ali Khomsan menyarankan, jika ingin mengonsumsi makanan berlemak dan berkolesterol, sebaiknya terlebih dahulu makan buah dan sayur. Selain mencegah proses oksidasi, sayur dan buah juga bisa mengurangi keinginan orang mengonsumsi lemak dalam jumlah berlebihan.

Sayangnya, konsumsi serat orang Indonesia masih sangat rendah. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2018, 95 persen penduduk kurang makan buah dan sayur. “WHO menganjurkan konsumsi serat sebanyak 400 gram per hari, sedangkan orang Indonesia rata-rata hanya mengonsumsi sekitar 100 gram. Kalau bisa dikasih intervensi sehingga konsumsinya meningkat, itu bisa menekan merebaknya penyakit degeneratif,” tukas Ali.

Selain mencukupi serat, Ali juga menyarankan berolahraga setelah mengonsumsi makanan berlemak atau berkolesterol. "Olahraga bisa meningkatkan kolesterol baik atau HDL. Kolesterol baik ini akan ‘menyapu’ kolesterol jahat,” tandasnya.[ito]

Sumber: https://www.cantika.com/read/1253963/
cara-aman-menyantap-makanan-berlemak-dari-pakar-gizi

Tag : pakar, gizi, makanan, berlemak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat