07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   20:00 . Bersama Kader Jumantik, Babinsa Gayam Cegah Demam Berdarah Dengue   |   19:00 . Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh   |   18:00 . Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Siapkan 1000 Tanki Air Bersih   |   17:00 . Disruduk Truk Molen, Pengendara Motor Meninggal di TKP   |   16:00 . Memetan, Warga Sonorejo Tumpah Ruah di Waduk   |   14:00 . PMI Bojonegoro Berikan Bantuan Sprayer dan Cairan Disinfektan untuk 9 Ponpes   |   13:00 . Disnakan Pastikan Hewan Kurban Tidak Bisa Tularkan Virus Corona   |   12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |   11:00 . Harga Sejumlah Komoditi Terpantau Masih Stabil   |   10:00 . Meski Masih Pandemi, MPLS Tetep Berjalan   |   09:00 . Percepat Pemerataan Pembangunan, Sentuh Wilayah Pinggiran   |   08:00 . PDKB, Polres dan PPA Kanor Gelar Bakti Sosial untuk Disabilitas   |   07:00 . 3 Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak yang Harus Dipenuhi   |   21:00 . Total, 91 Orang Tekonfirmasi Positif di Bojonegoro   |  
Wed, 08 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 November 2019 11:00

Terus Cerdaskan Tenaga Kesehatan, Akes Jadi Stikes Rajekwesi

Terus Cerdaskan Tenaga Kesehatan, Akes Jadi Stikes Rajekwesi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Akademi Kesehatan (Akes) Rajekwesi yang ada di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, secara resmi berganti nama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Rajekwesi Bojonegoro, Sabtu (2/11/2019), sehingga tugas mencerdaskan tenaga kesehatan di Kota Ledre terus berlanjut dan terus dikembangkan.

Perubahan nama Stikes Rajekwesi Bojonegoro, ditandai dengan penyerahan SK dan penandatanganan prasasti di aula kampus. Hadir dalam prosesi tersebut, Patdono suwignjo selaku Dirjen Kelembagaan IPTEK DIKTI dan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto.

Sedangkan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mewakilkan pada Asisten I Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito, serta dihadiri Sekda Pemkab Bojonegoro, Nurul Azizah, Plt. Kepala Dinkes dr. Hernowo, dan seluruh civitas akademika Stikes Rajekwesi Bojonegoro.

Beberapa undangan yang hadir ketua Aspertib (Asosiasi Perguruan Tinggi Bojonegoro) Hasan Bisri, perwakilan Forkopimda, organisasi profesi kesehatan seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), IBI (Ikatan Bidan Indonesia) dan yang lainnya. Termasuk organisasi masyarakat dan kepala sekolah SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bojonegoro.

akes-3

"Dengan menjadi Stikes Rajekwesi ini ingin memajukan dan melanjutkan lulusan kesehatan lebih baik lagi," kata pembina yayasan yang menaungi Stikes Rajekwesi Bojonegoro, Imam Soepardi saat peresmian perubahan bentuk Akes menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro.

Pak Imam Supardi juga menceritakan sejarah panjang keberadaan berdirinya Akes Rajekwesi yang diinisiasi lima orang pendiri. Tetapi seiring berkembangnya zaman, kampus yang sudah meluluskan ratusan tenaga kesehatan ini mampu menjawab tantangan zaman terutama di Bojonegoro.

Sementara itu Direktur Akes Rajekwesi, Fidrotin Azizah terharu dan senang dengan perubahan nama Akes menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro. Sebab upaya dan kerja keras civitas mampu diwujudkan sekarang ini.

akes-1

"Semua berproses sesuai mekanisme dan aturan pendidikan. Ini sebuah anugerah perubahan Akes menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro, mimpi besar sekarang bisa terwujud," ungkapnya.

Ditambahkan, sekarang ini ada Program Studi (Prodi) yang sudah berjalan yakni D3 Keperawatan, D3 Kebidanan dan D3 Teknologi Bank Darah (salah satu dari hanya 10 Prodi serupa di Indonesia). Serta S1 Farmasi dan segera dibuka S1 Keperawatan & Profesi Ners, dan S1 Kebidanan & Profesi Bidan.

"Semangat bersama mewujudkan semuanya. Kedepan bisa menjadi institut atau bahkan menjadi Universitas," pungkasnya. [zid/mu]

Tag : akes rajekwesi, stikes rajekwesi, kesehatan, kampus kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat