14:00 . 2 Alat Sampai Bojonegoro, Ini Jadwal 4 Alat Jumbo Berikutnya   |   13:00 . Outfit Vintage Jadi Trend Fashion Millenial Sepanjang 2019   |   12:00 . Difabel, Membangun Kesadaran Inklusivitas   |   11:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   09:00 . Selangkah Lagi Absorber 3 Sampai Proyek JTB   |   08:00 . Dana Pinjaman Bunga 0 Persen Pegadaian   |   07:00 . Apel Disebut Makanan Super, Ramah untuk Jantung dan 2 Alasan Ini   |   22:00 . Rider Cilik Ikut Roadrace   |   21:00 . Dibuka untuk Umum, Sinau Nge-MC Bareng Disosialisasikan di CFD   |   20:00 . Peternak Asal Sengon ini Jual Kambing Hingga ke Ibu Kota   |   19:00 . Festival Geopark 2 Teksas Wonocolo 2019, Galakkan Promosi Wisata Bojonegoro   |   18:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |  
Mon, 09 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 01 December 2019 14:00

Wabup Berharap Festival Bonsai Jadi Agenda Rutin Tahunan

Wabup Berharap Festival Bonsai Jadi Agenda Rutin Tahunan

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto didampingi sang istri dan jajaran Forkopimda membuka Festival Bonsai di halaman Gedung Serbaguna Bojonegoro, Minggu (1/12/2019). Pembukaan itu ditandai dengan pemotongan daun yang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Budi Irawanto.

Usai membuka festival itu, Wabup juga sempat keliling meninjau langsung 198 bonsai yang sudah ditata rapi didalam pot. Ia pun terkagum-kagum dengan keunikan dan bagusnya bonsai yang penuh seni itu.

Pada kesempatan itu, Budi Irawanto menyampaikan terimakasih kepada para pencinta bonsai di Kabupaten Bojonegoro lantaran sudah membuat kegiatan festival ini. Ia juga berharap festival semacam ini rutin digelar setiap tahunnya di Kabupaten Bojonegoro. 

“Harapannya nanti, Festival Bonsai Nasional ini bisa menjadi salah satu agenda tahunan di Kabupaten Bojonegoro,” kata Wakil Bupati Bojonegoro ini.

Selain itu, Wabup juga berharap dalam even sekelas nasional ini bisa menggandeng pelaku usaha di Kabupaten Bojonegoro, khususnya para pelaku UMKM. Sehingga, dalam satu even bisa berdampak kepada seluruh elemen masyarakat Bojonegoro.

“Saya harap festival ini nanti bisa menjadi agenda rutin dalam Hari Jadi Bojonegoro juga, sehingga dapat mengembangkan perekonomian, bukan hanya bagi warga Bojonegoro, tapi juga bagi warga lain termasuk para pecinta bonsai,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Nanang Syarifudin mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bojonegoro dan jajarannya yang telah memberikan ruang bagi pecinta bonsai di Bojonegoro untuk menggelar festival ini. Bahkan, ia juga mengapresiasi tanggapan Wakil Bupati yang langsung merespon positif festival bonsai ini.

“Acar Festival Bonsai ini sebenarnya menjadi acara rutinan kita setiap tahunya, tetapi kalau untuk berskala Nasional digelar 2 tahun sekali,” kata Nanang Sarifudin.

Ia juga mengaku senang apabila festival bonsai ini dijadikan festival nasional setiap tahunya, karena komunitas pecinta bonsai di Bojonegoro ini memang ingin menjadikan bonsai menjadi komoditas nasional, bahkan internasional. 

Festival Bonsai yang diikuti oleh beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah bahkan sampai Jakarta ini berlangsung selama 5 hari dimulai hari ini hingga 5 Desember 2019 mendatang. Tak hanya bonsai saja, festival ini juga turut memamerkan puluhan hasil kaligrafi dan juga membuka stand UMKM.

"Kalau untuk kaligrafi ini baru pertama kali, rencananya tahun depan kita akan adakan festival kaligrafi bertaraf nasional," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/lis]

Tag : Seni, kaligrafi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat