20:00 . 1 Orang Sembuh, Tak Ada Tambahan Positif Covid-19   |   14:00 . Senin, Kejari Bakal Koordinasi dengan 4 Saksi Ahli   |   12:00 . Era Digital, Penjualan Kaset DVD Jadul Tetap Eksis   |   11:00 . Dampak Pandemi, Jatah Bimbingan Perkawinan Dipangkas   |   09:00 . Kembali Normal, Tiap Bulan Ada Ratusan Catin Akad Nikah   |   08:00 . Nikmati CFD Lagi, Warga Antusias Olahraga di Alun-Alun   |   07:00 . Tingkat Kesembuhan Harian Nasional Menunjukkan Tren Positif   |   20:00 . 3 Orang Dinyatakan Sembuh, Tambahan 7 Positif Covid -19   |   18:00 . Ternyata di Bojonegoro Ada Pengrajin Gelang Akar Bahar   |   17:00 . Konsolidasi PPP Bojonegoro Kuatkan Kader Partai   |   16:00 . Kebijakan Mendikbud Soal Sekolah Tatap Muka   |   15:00 . Update Pembangunan Jalan Rigid Beton   |   14:00 . Persiapan Kejuaraan di Jakarta Secara Virtual,10 Atlet Karate Intensifkan Latihan   |   13:00 . Pandemi, Peserta Bimbingan Kawin Dibatasi Hanya 8 Pasang   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Turun Rp10.000   |  
Mon, 10 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 December 2019 19:00

Faktor Alam, Sarang Tawon Ndas Kerap Kali Dijumpai

Faktor Alam, Sarang Tawon Ndas Kerap Kali Dijumpai

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Beberapa minggu ini, keberadaan sarang tawon jenis Vespa Aviniss atau tawon Ndas memang kerap dijumpai, bahkan keberadaannya dinilai sangat meresahkan karena bisa membahayakan. Oleh karenanya, saat masyarakat menjumpai sarang tawon, banyak masyarakat langsung melaporkan keberadaan sarang tawon tersebut ke BPBD Bojonegoro, guna untuk dievakuasi.

Menurut Kabid Penyelamatan, Dinas Damkar Bojonegoro, Teguh Haris, fenomena maraknya keberadaan sarang tawon ndas yang kerap kali dijumpai beberapa minggu dikarenakan faktor alam karena akan datang musim penghujan. Dengan kondisi seperti itu keberadaan sarang tawon kerap kali dijumpai oleh masyarakat dan keberadaanyapun dinilai cukup meresahkan dan perlu untuk dievakuasi.

"Mulai Januari hingga November 2019, total ada 19 sarang tawon Ndas yang telah mendapatkan penanganan untuk dievakuasi," ungkap Teguh sapaan akrabnya.

Bahkan dalam satu minggu lalu, Dinas Damkar telah mengevakuasi sarang tawon ndas yang dirasa sangat membahayakan masyarakat, bahkan saat evakuasi itu petugas sempat mengevakuasi sarang tawon sebesar galon dengan cara dimasukan dalam karung.

"Ada beberapa metode evakuasi sarang yang diterapkan yakni dengan metode pengasapan dan dimasukkan dalam karung," terang Teguh kepada blokBojonegoro.com.

Dengan adanya fenomena keberadaan sarang tawon itu diharapkan masyarakat agar tidak panik bila mengetahuinya, namun pihaknya menghimbau agar segera melaporkannya ke Dinas Damkar agar segera mendapatkan penanganan evakuasi.[saf/ito]

Tag : sarang, tawon, ndas, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat