13:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   12:00 . Difabel, Membangun Kesadaran Inklusivitas   |   09:00 . Selangkah Lagi Absorber 3 Sampai Proyek JTB   |   08:00 . Dana Pinjaman Bunga 0 Persen Pegadaian   |   07:00 . Apel Disebut Makanan Super, Ramah untuk Jantung dan 2 Alasan Ini   |   22:00 . Rider Cilik Ikut Roadrace   |   21:00 . Dibuka untuk Umum, Sinau Nge-MC Bareng Disosialisasikan di CFD   |   20:00 . Pedagang dan Peternak Asal Sengon ini Jual Kambing Hingga ke Ibu Kota   |   19:00 . Festival Geopark 2 Teksas Wonocolo 2019, Galakkan Promosi Wisata Bojonegoro   |   18:00 . Meriah Event Road Race Bojonegoro 2019   |   17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |   14:00 . Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun Perlancar Lalu Lintas di Bojonegoro   |   13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |  
Mon, 09 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 December 2019 19:00

Faktor Alam, Sarang Tawon Ndas Kerap Kali Dijumpai

Faktor Alam, Sarang Tawon Ndas Kerap Kali Dijumpai

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Beberapa minggu ini, keberadaan sarang tawon jenis Vespa Aviniss atau tawon Ndas memang kerap dijumpai, bahkan keberadaannya dinilai sangat meresahkan karena bisa membahayakan. Oleh karenanya, saat masyarakat menjumpai sarang tawon, banyak masyarakat langsung melaporkan keberadaan sarang tawon tersebut ke BPBD Bojonegoro, guna untuk dievakuasi.

Menurut Kabid Penyelamatan, Dinas Damkar Bojonegoro, Teguh Haris, fenomena maraknya keberadaan sarang tawon ndas yang kerap kali dijumpai beberapa minggu dikarenakan faktor alam karena akan datang musim penghujan. Dengan kondisi seperti itu keberadaan sarang tawon kerap kali dijumpai oleh masyarakat dan keberadaanyapun dinilai cukup meresahkan dan perlu untuk dievakuasi.

"Mulai Januari hingga November 2019, total ada 19 sarang tawon Ndas yang telah mendapatkan penanganan untuk dievakuasi," ungkap Teguh sapaan akrabnya.

Bahkan dalam satu minggu lalu, Dinas Damkar telah mengevakuasi sarang tawon ndas yang dirasa sangat membahayakan masyarakat, bahkan saat evakuasi itu petugas sempat mengevakuasi sarang tawon sebesar galon dengan cara dimasukan dalam karung.

"Ada beberapa metode evakuasi sarang yang diterapkan yakni dengan metode pengasapan dan dimasukkan dalam karung," terang Teguh kepada blokBojonegoro.com.

Dengan adanya fenomena keberadaan sarang tawon itu diharapkan masyarakat agar tidak panik bila mengetahuinya, namun pihaknya menghimbau agar segera melaporkannya ke Dinas Damkar agar segera mendapatkan penanganan evakuasi.[saf/ito]

Tag : sarang, tawon, ndas, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat