22:00 . PN Tolak Praperadilan Kasus Pemalsuan AJB dan Dugaan Penyerobotan Tanah Hotel Bojonegoro   |   18:00 . Belum Ada Intruksi, Cabor Panahan Belum Gelar Latihan   |   17:00 . Lezat Terjangkau, Nikmati Bakso Kerikil Bang Har   |   16:00 . Sumber Bening Bisa Aliri Sawah Seluas 1.900 Hektar di 3 Kecamatan   |   15:00 . Toko Kaset Jadul, Legendaris, Ada Sejak 1979   |   14:00 . Akan Lakukan Aksi, ini Harapan Suporter Persibo   |   13:00 . Masuk Musim Kemarau, BPBD Belum Terima Laporan Kekeringan   |   12:00 . Mekar Merekah, Bunga Bougenville Hiasi Sepanjang Jalan Raya Bojonegoro   |   11:00 . Kejutan dari Pertamina EP Jelang HUT Kemerdekaan RI   |   10:00 . Enak-enak di Kamar Kos, 2 Pasangan Lagi-lagi Diamankan Satpol PP   |   09:00 . Jaga Kebersihan Sumber Air, Bupati Kerja Bhakti Bareng Warga   |   08:00 . Dapat Suntikan Modal Rp310 Juta, BUMdes Ngujung Diharapkan Segera Bisa Kembalikan Kerugian   |   07:00 . 7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat   |   06:00 . Inilah Jadwal Donor Darah UDD PMI Bojonegoro Bulan Agustus 2020   |   05:00 . Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75 Tahun   |  
Wed, 12 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 05 December 2019 20:00

Kaleidoskop 2019 (1)

Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama

Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama Foto: tirto.id

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dibanding tahun 2018 lalu, laporan perkara yang diterima di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro meningkat. Tercatat, mulai awal tahun 2019 hingga bulan November 2019 ini ada 3.223 laporan perkara yang masuk.

"Padahal tahun 2018 lalu, mulai bulan Januari hingga habis Desember, ada 3.029 perkara," kata Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Panitera PA Bojonegoro, Solikin Jamik.

Jumlah 3.223 di tahun 2019, adalah total dari sebanyak 31 perkara yang masuk di Pengadilan Agama. Termasuk izin poligama, cerai gugat, cera talak, pengasuhan anak hingga dispensasi kawin.

Kepada blokBojonegoro.com Solikin Jamik menjelaskan, salah satu faktor yang paling dominan dan adalah kemiskinan. Menurutnya, akibat kemisikinan, warga tidak bisa sekolah lebih tinggi, jangkauan sosial juga rendah.

"Sehingga tidak terlalu tangguh atau kuat menghadapi masalah," ujar Solikin Jamik. [saf/ito]

Tag : kasus, perceraian, bojonegoro, perkara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat