07:00 . 7 Kebiasaan 'Baik' Orang Tua yang Membuat Anak Tidak Percaya Diri   |   21:00 . Disdikda Wacanakan Peningkatan SDM Guru di Bidang IT   |   18:00 . Bulan K3, Pertamina Ajak Utamakan Keselamatan dan Kesehatan dalam Bekerja   |   17:00 . Ngopi, Pemuda di Sugihwaras Jadi Korban Pencurian   |   16:00 . BKPP Buka Pendaftaran Lowongan Kepala Dinas Kosong   |   15:00 . Cerdas Bagi Waktu Kuliah S3, Dosen dan Ibu Rumah Tangga   |   13:00 . Pertamina Tanggapi Kabar LPG 3 Kg Dicabut   |   12:00 . 3 Alat Sampai, Tersisa 3 Alat Jumbo JTB Siap Dikirim   |   11:00 . Polres Waspada Peredaran Miras   |   10:00 . Deklarasikan Damai Jelang Pilkades dan Apel Penangulangan Bencana   |   09:00 . Ajari Anak Cinta Lingkungan dengan Les Bayar Botol Bekas   |   08:00 . Melihat Pemburu Belalang di Hutan saat Malam Hari   |   07:00 . Cara Kembangkan Kecerdasan Berbahasa Anak   |   16:00 . Panti Asuhan Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas dan Pupuk   |   15:00 . 274 Mahasiswa Ikuti Seminar dan Workshop PTK Himafata   |  
Sat, 18 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 05 December 2019 20:00

Kaleidoskop 2019 (1)

Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama

Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama Foto: tirto.id

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dibanding tahun 2018 lalu, laporan perkara yang diterima di Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro meningkat. Tercatat, mulai awal tahun 2019 hingga bulan November 2019 ini ada 3.223 laporan perkara yang masuk.

"Padahal tahun 2018 lalu, mulai bulan Januari hingga habis Desember, ada 3.029 perkara," kata Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Panitera PA Bojonegoro, Solikin Jamik.

Jumlah 3.223 di tahun 2019, adalah total dari sebanyak 31 perkara yang masuk di Pengadilan Agama. Termasuk izin poligama, cerai gugat, cera talak, pengasuhan anak hingga dispensasi kawin.

Kepada blokBojonegoro.com Solikin Jamik menjelaskan, salah satu faktor yang paling dominan dan adalah kemiskinan. Menurutnya, akibat kemisikinan, warga tidak bisa sekolah lebih tinggi, jangkauan sosial juga rendah.

"Sehingga tidak terlalu tangguh atau kuat menghadapi masalah," ujar Solikin Jamik. [saf/ito]

Tag : kasus, perceraian, bojonegoro, perkara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 14 January 2020 16:00

    HUT YPPRT Ke-44 Balen

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat

    Peduli Lingkungan, Tanam Pohon Bersama Masyarakat Dalam rangka memperingati hari kelahiranya yang ke-44 tahun Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen mengadakan gerakan tanam pohon serentak di 3 desa, yakni Desa Pilanggede, Sobontoro, dan Balenrejo, semua...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat