12:00 . Zona Merah di Jatim Bertambah   |   09:00 . Kebakaran Dini Hari Hanguskan Industri dan Olahan Kayu di Sukorejo   |   07:00 . Anak Putus Sekolah Rentan Alami Praktik Perkawinan Anak   |   06:00 . 17 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 19 dan 1 Pasien Meninggal   |   19:00 . Jelang Idul Adha, Pedagang Kambing Mulai Banyak Pesenan   |   18:00 . Dinas P3AKB Lakukan Pelayan MOW untuk Pencegahan Stunting   |   17:00 . 34.923 Kelompok Masyarakat Lansia di Bojonegoro Sudah Divaksin   |   16:00 . Jaring Bakat Minat Siswa Disdik Bojonegoro Gelar KOSN   |   15:00 . Hati-Hati, Penipuan Mengatasnamakan Marketplace atau Brand Ternama   |   14:00 . Kuatkan Struktur Partai, Nasdem Targetkan Menang Pemilu 2024   |   13:00 . Inilah Peraih Nilai Tertinggi Tes Perades di Kecamatan Kapas   |   12:00 . Persibo Bojonegoro Mulai Seleksi Pemain   |   11:00 . Diduga Konsleting Listrik, Rumah Warga Desa Banjarejo Dilahap Jago Merah   |   10:00 . Sempat Jadi Trend, Kini Harga Jualan Sepeda Turun   |   09:00 . 7 Desa di Kecamatan Kapas Gelar Tes Pengisian Perades   |  
Thu, 24 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Asyiknya Bermain Permainan Tradisional

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 January 2020 17:00

Asyiknya Bermain Permainan Tradisional

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Zaman yang semakin modern bukan berarti membuat permainan tradisional hilang ditelan bumi. Seperti yang dilakukan sekelompok murid MI Tarbiyatussibyan di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Mereka setiap sepulang sekolah mengadu gangsing atau yang biasa di sebut dengan kekehan. Mirip dengan permainan beyblade yang sempat populer di kalangan anak-anak saat film asal jepang ini masih tayang.

Cara memainkan kekehan sendiri dengan bantuan seutas tali yang dililitkan pada kepala gangsing, lantas ditarik secara cepat sehingga gangsing berputar dengan kencang.

Putaran gangsing serupa memutar ingatan kita, terutama yang tumbuh di era tahun 80 sampai 90-an. Pada masa itu, permainan ini menjadi bagian akrab sebagai permainan anak-anak.

Ya, itulah gangsing sebuah permainan yang sangat legendaris dikarenakan keberadaannya sudah ada sejak lama di Nusantara.

Gangsing tradisional sendiri terbuat dari kayu. Kayu dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari benang nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

Menurut Ilham (10) salah satu murid MI Tarbiyatussibyan, memainkan kekehan baginya sangat asyik apalagi bersama teman-temannya. Meski awalnya cukup ribet karena harus menggulung tali penarik gangsing, lama kelamaan dianggap sebuah tantangan.

"Lebih seru main kekehan dari pada main game online, kan ada tantangannya ketika memainkan game," ujarnya sambil memutar gangsing.

Apalagi semua terbayar dengan keseruan saat semua gangsing berputar di arena. “Begini malah lebih asyik dibanding dengan bermain game online,” pungkas dia. [her/mu]

Tag : Main, permainan, tradisional

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more