14:00 . Hari Ini Pisah Sambut Kepala SMPN 4 Bojonegoro   |   13:00 . Ada 7 Taman di Bojonegoro Dibawah Naungan Pemkab   |   12:00 . Momen Imlek, BPBD Prediksi Hujan Lebat Bakal Guyur Sejumlah Daerah   |   11:00 . Intip Keindahan Taman Lokomotif   |   10:00 . Kebutuhan BBM dan LPG Diprediksi Meningkat, Pertamina Siapkan Antisipasi Jelang Imlek   |   09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif   |   07:00 . Masih Menyusui Kok Bisa 'Kebobolan'?   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 January 2020 08:00

Berawal dari Hobi, Kini Jadi Bisnis Ikan Cupang

Berawal dari Hobi, Kini Jadi Bisnis Ikan Cupang

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Budidaya ikan hias jenis cupang diyakini bisa jadi primadona. Selain karena keindahanya, juga mampu meraup keuntungan bagi pembudidaya ikan hias.

Budidaya ikan cupang sangatlah mudah. Dari bahan sederhana baskom yang diisi air serta daun ketapang sebagai media telur, setelah itu dikawinkan antara jantan dan betina.

Hadis Aji Romadhona, pemuda asal Ledok Wetan ini sudah dua tahun melakoni budidaya cupang. Bagi Adis, sapaan akrab pemuda 24 tahun ini, menjalankan budidaya cupang merupakan sebuah hobi. Terlebih berawal dari otodidak di konten youtube serta sharing, akhirnya Adis memutuskan untuk budidaya cupang serta merambah ke bisnis melalui online maupun offline.

"Sudah dua tahun. Awalnya iseng tapi memang hobi, otodidak dari konten youtube ternyata bisa merambah ke bisnis baik online maupun offline," jelas Adis.

Untuk mendapatkan hasil budidaya cupang yang baik, tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu kejelian serta ketelatenan, penting juga jenis pakan dan cuaca sangat mendukung kesuksesan budidaya cupang.

"Yang membedakan jenis pakan ada yang jentik kutu air sama pelet, untuk cuaca terbaik matahari pagi bagi ikan cenderung sehat sekaligus mutasi warna bagus. Sedangkan cuaca dingin cenderung terkena white spotted atau jamur," ungkap Pemuda asal Ledok Wetan ini.

Tak hanya sekadar hobi saja, berkat ketelatenan selama dua tahun ini. Adis kini mampu meraup omzet Rp2 juta per bulan.

Diketahui dari hasil penjualan cupang baik grosir maupun lubuk, pemasarannya pun tak main-main dalam kota saja, namun juga pengiriman untuk luar kota seperti Gresik, Lamongan maupun Surabaya juga kerap mengintai budidaya cupang miliknya.

"Alhamdulillah bisa online maupun offline untuk pemasaran, lebih sering dari Gresik dan Surabaya. Untuk eceran harganya mulai dari Rp4 ribu hingga Rp10 ribu," kata Pemuda 24 tahun ini.

Masih kata Adis, permintaan cupang terbanyak untuk jenis halfmoon serta black samurai juga menjadi primadona bagi pecinta ikan hias.

"Paling mahal black samurai, bisa dikatakan naik daun. Untuk permintaan terbanyak jenis halfmoon," tutup Adis kepada blokBojonegoro.com. [liz/mu]

Tag : ikan hias, ikan cupang, bisnis ikan, budidaya ikan, usaha ikan hias


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat