08:00 . Klaim Triwulan Pertama, Santunan Jasa Raharja Tembus Rp5 M   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   22:00 . Karyawan 4 Swalayan dan 1 Pabrik Ikuti Rapid Test   |   21:00 . Sat Lantas Polres Bojonegoro Beri Dispensasi Perpanjangan SIM   |   20:30 . Intip Mancing Pakai Umpan Kucur   |   20:00 . Polsek Tambakrejo Distribusikan Bantuan Beras Polri Peduli Covid-19   |   19:30 . Tambahan 1 Lagi, Ada 50 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Galang Dana, SP PEPC Sumbang APD untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit   |   18:30 . Rapid Test Wartawan, Hasilnya Non Reaktif   |   18:00 . Sambut New Normal, ini Persiapan Wisata Wonosalam   |   17:30 . FJTB Buka Posko Pengaduan Terkait Bantuan Covid-19   |   17:00 . Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp24,236 Miliar untuk Beasiswa   |   16:30 . BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Paket APD kepada Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro Ngobrol Bareng Milenial Tentang Beasiswa   |   15:00 . Mabes Polri Distribusikan 2000 Paket Beras di Bojonegoro   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 31 March 2020 19:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemerintah Luncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemerintah Luncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko lakukan teleconference dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate saat meluncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman

Reporter: Nidhomatum MR

blokBojonegoro.com -  Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman  yang berbasis pendekatan komunitas dan gotong-royong.  Peluncuran aplikasi yang didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) ini menjadi rujukan bagi seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menghadapi wabah Covid-19.

 “Aplikasi ini berisi informasi seputar Covid-19, apa yang dibutuhkan dan dapat dilakukan masyarakat saat di rumah serta memastikan lingkungan tetap aman sebagai antisipasi penyebaran virus corona,” ujar  Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko saat melakukan rapat melalui teleconference dengan Menkominfo Johnny G. Plate di Jakarta, Selasa (31/3.2020).

Moeldoko juga menyampaikan, Aplikasi 10 Rumah Aman ini didukung oleh teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) dan pendekatan online to offline (0 to 0) yang memungkin masyarakat untuk dapat melakukan beberapa hal yaitu: mengukur suhu tubuhnya sendiri, memeriksakan kesehatan secara mandiri, memantau daerah atau masyarakat yang memiliki potensi penyebaran Covid-19 melalui pemantauan suhu tubuh agar dapat menghindar dari daerah tersebut serta menghadirkan dashboard untuk pemerintah memantau daerah yang memiliki potensi penyebaran Covid-19.

“Aplikasi 10 Rumah Aman dibuat berdasarkan sifat kekhasan masyarakat Indonesia yang bergotong-royong.  Kita bersama menjaga kesehatan rumah masing-masing sesuai langkah-langkah yang terdapat dalam aplikasi. Kemudian, saling mengingatkan tetangga sekitar untuk menjaga kesehatan,” jelasnya.    

Aplikasi 10 Rumah Aman ini merupakan bagian dari Program Dasa Wisma. Diharapkan Aplikasi Rumah Aman bisa menjadi supporting Aplikasi Peduli-Lindungi. 

Pada kesempatan tersebut, Menkominfo Johnny G. Plate, mengatakan bahwa  komunitas yang berada pada garda terdepan adalah tenaga medis. “Saya mengapresiasi para petugas kesehatan yang bekerja jauh dari keluarga dan mengambil risiko atas nyawa mereka.” 

Kominfo juga telah menyampaikan narasi tunggal dari pemerintah pusat dan diteruskan ke pemerintah daerah.  Narasi tersebut berupa penanganan medis dari Kemenkes dan penanganan non medis dari Satuan Tugas Covid-19 yang didukung KSP dan Kementerian dan lembaga lainnya,hingga Pemerintah Provinsi serta daerah kabupaten dan kota.

Menkominfo meminta masyarakat  mematuhi protokol-protokol mendasar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. “Termasuk di rumah saja saat lebaran nanti,” tegasnya.

Kominfo juga telah melakukan beberapa inisiatif di antaranya berkoordinasi dengan aplikasi seluler, www.covid.go.id agar pelanggan tidak dikenakan kuota saat mengakses, membangun call center, mendorong kegiatan bekerja, dan belajar dari rumah. 

Selain itu, Aplikasi 10 Rumah Aman juga menghadirkan beberapa penyedia kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan harga layak dan resmi yang dapat mendukung usaha rintisan dan membantu para petani. Di antaranya Rego Pantes dari 8 Villages dan TaniHub. Kemudian, penyedia konsultasi kesehatan Prixa. Penyedia layanan lain seperti Sayur Box, Cakap, Kimia Farma, Mediv-Kimia Farma, Alfa Group, Alfamind, DAV, Prima Freshmart, serta donasi masyarakat yang disalurkan melalui Wahid Foundation.  

10 Aplikasi Rumah Aman merupakan upaya kolaborasi dari konten kolabolator para anak negeri, yaitu WIR Group, Compro DISRUPTO dan KVB. [lis]

 

 

Tag : Aplikasi, rumah aman, ksp


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat