09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Melihat Produksi Jajan Jipang di Ngasem

blokbojonegoro.com | Saturday, 11 April 2020 16:00

Melihat Produksi Jajan Jipang di Ngasem

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Mendengar kata jipang, bayangan kita pasti akan langsung tertuju pada camilan khas di kawasan pedesaan. Makanan ringan yang terbuat dari beras itu ternyata masih eksis hingga sekarang.

Jajanan legit berbalut karamel namun renyah tersebut dapat dengan mudah di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya, bahkan pengusaha yang memproduksi jipang masih cukup banyak seperti di Dusun Penggek, Desa/Kecamatan Ngasem ini.

Seno (36) menceritakan, awalnya dulu dirinya menjadi sales jipang di Tulungagung. Lama kelamaan dirinya berinisiatif untuk memulai usaha sendiri.

"Karena omset lumayan banyak saya berinisiatif untuk melakukan produksi sendiri dan dibantu teman saya dari Tulungagung hingga bisa seperti sekarang," katanya.

Awal berdiri untuk memulai usaha seno di bantu 10 karyawan dan kini karyawan  seno telah mencapai 36.

"Sedangkan untuk pemasaran Alhamdulillah sudah sampai Semarang, Salatiga, Pati, Rembang  Blora itu sudah ada. Karena di setiap daerah saya punya mitra yang bantu untuk penjualan," katanya.

Menurut dia untuk yang Jawa Timur sendiri pemasarannya sudah masuk di lamongan, gresik, dan jombang. Untuk di wilayah Bojonegoro sendiri hampir setiap pasar sudah ada.

"Purwodadi, Tuban juga sudah masuk, kelihatanya sudah hampir merata di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah," pungkasnya.

Dalam produksinya, beras berkualitas bagus yang menjadi bahan baku utama dimasukkan ke alat masak semi otomatis itu. Setelah itu, proses produksi dilanjutkan dengan mencampurkan butiran berondong dengan karamel, sehingga bisa disatukan dan dicetak sesuai keinginan.

Dengan cekatan, salah seorang karyawan mengaduk bejana berisi berondong dan karamel. Belum sampai mengeras, adonan tersebut dihamparkan pada meja khusus untuk dipadatkan dan diiris sesuai ukuran.[her/ito]

Tag : jajanan, jipang, ngasem, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat