18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |  
Sun, 25 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 14 May 2020 07:00

Ingin Melatih Anak Berpuasa? Ini Saran dari Dokter

Ingin Melatih Anak Berpuasa? Ini Saran dari Dokter

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Ramadhan telah tiba, apakah tahun ini Anda sudah mulai mengajarkan anak berpuasa? Ya Moms, walaupun berpuasa belum diwajibkan bagi anak kecil, namun tak ada salahnya bila kita sudah mulai mengenalkan dan melatihnya sejak dini.

Tapi sayangnya, beberapa orang tua mungkin ingin segera mengajari anak berpuasa langsung satu hari penuh. Sehingga tak sedikit dari mereka yang kemudian memaksakan si kecil. Padahal untuk melatih si kecil berpuasa tidak mesti langsung dari subuh hingga magrib lho, Moms.

Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Titis Prawitasari, Sp.A(K), jika ingin melatih anak berpuasa, yang terpenting adalah bertahap. Jangan langsung meminta anak untuk berpuasa seharian penuh.

"Umumnya anak-anak itu bisa menahan lapar dan haus selama 4 jam. Jadi untuk awal pengenalan puasa sebaiknya 4 jam dulu, secara bertahap dan yang terpenting jangan dipaksa dari subuh sampai magrib. Misalnya mulainya dari 4 jam, kemudian naik jadi 6 jam dan seterusnya," ujar dr. Titis dalam siaran langsung di Instagram resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), belum lama ini.

Ia pun menambahkan, untuk mengajari anak berpuasa, ibu harus tetap memenuhi asupan penting saat sahur dan ketika berbuka puasa. Namun beberapa orang tua mungkin masih salah menerapkan pola makan anak ketika berpuasa.

Misalnya, memberikan banyak karbohidrat saat sahur. Padahal itu bukan asupan yang tepat untuk mengisi tenaga anak saat akan berpuasa lho, Moms.

"Asupan penting (untuk anak) saat sahur itu bukan karbohidrat yang dibanyakin. Tapi justru harus lebih banyak protein. Bisa dari daging, ayam, ikan, kacang-kacangan. Nah saat berbuka puasa, baru berikan anak karbohidrat untuk mengembalikan gula yang hilang selama berpuasa. Tapi karbohidrat tidak harus nasi ya, bisa kentang atau yang lainnya. Yang terpenting gizi seimbang," kata dokter yang juga konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak ini.

Selain itu dr. Titis yang berpraktek di Rumah Sakit Hermina, Depok, Jawa Barat ini juga berpesan, di era pandemi virus corona ini, orang tua harus lebih berhati-hati dalam menyiapkan makanan. Sebelum menyiapkan makanan saat sahur dan berbuka, sebaiknya selalu menjaga kebersihan tangan, dan mencuci bersih bahan-bahan makanan tersebut.

"Demikian penyimpanan makanan, yang benar adalah di bawah 5 derajat atau di atas 60 derajat agar kuman-kuman di dalam bahan makanan itu mati.

Selain itu, pisahkan makanan matang dengan yang mentah, dan jangan lupa selalu gunakan air yang matang untuk memasak. Bahan makanan yang bagus nantinya akan memberikan manfaat juga," tutupnya.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat