19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |   08:00 . 294 Tambahan Baru di Jatim, Pasien Sembuh Covid-19 meningkat 350 Orang   |   07:00 . 8 Tanda Mantan Kekasih Belum "Move On" dan Ingin Balikan   |   06:00 . #IngatPesanIbu dengan Menerapkan 3M   |  
Thu, 01 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 May 2020 13:00

Catat..! BLT DD Berupa Uang dan Tak Boleh Dipotong

Catat..! BLT DD Berupa Uang dan Tak Boleh Dipotong

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menegaskan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) harus berupa uang tunai, bukan sembako.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bojonegoro, Machmuddin. Selain tidak boleh dalam bentuk sembako, BLT DD juga tidak boleh dipotong walaupun dengan alasan apapun.

"BLT DD harus berbentuk uang tunai sebesar Rp600.000 per-KK dan tidak boleh dipotong," tegasnya.

Hal itu mengingat ada beberapa desa di Bojonegoro yang berencana membagikan BLT DD secara merata dengan masyarakat yang tidak mendapat. Oleh karena itu, dirinya sudah menyampaikan kepada masing-masing camat untuk memastikan tidak ada rencana tersebut.

"Saya berharap Pemdes bisa menjelaskan semua jenis bantuan terkait covid-19 kepada masyarakat dan masyarakat bisa berhubungan langsung dengan desa," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Terkait kebijakan BLT DD sendiri, tertuang dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 tahun 2020 yang merupakan revisi dari Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.

Ada 3 kriteria penerima BLT DD. Di antaranya keluarga miskin yang tidak tercatat sebagai:
- Penerima Program Keluarga Harapan (PKH), tidak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan tidak masuk di program Kartu Pra Kerja
- Kehilangan mata pencaharian akibat wabah Covid-19
- Serta memiliki keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.

"Penerima BLT DD sebelumnya juga telah didata dan diverifikasi oleh Pemerintah Desa di masing-masing desa. Hasilnya ditetapkan dalam musyawarah desa (Musdes)," imbuh Machmuddin. [din/mu]

Tag : BLT DD, Bantuan, Dana Desa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat