18:00 . Sekda: Kenaikan Tunjangan DPRD Diproses Sejak 2019   |   17:00 . Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro, Begini Prosesnya Hingga Diundangkan   |   16:00 . 3 Bulan, Transaksi Pengiriman Barang di Kantor Pos Meningkat   |   15:00 . Tahun 2020, Sebanyak 181 Penyandang Disabilitas Bakal Dapat Bantuan Rp1,5 Juta   |   14:00 . Heemm...! Tunjangan Wakil Rakyat Naik   |   13:00 . 11 Penjaga Makam Leluhur Terima Gaji Rp750 Ribu   |   12:00 . Libatkan Relawan Jadikan Kampung Tangguh   |   11:00 . Disperta Isi Ikan di 50 Embung   |   10:00 . Bantu APD, Wihadi Dukung Kampung Tangguh di Bojonegoro   |   09:00 . Petani Tembakau Dapat Bantuan 2 Jenis Bibit   |   08:00 . Klaim Triwulan Pertama, Santunan Jasa Raharja Tembus Rp5 M   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   22:00 . Karyawan 4 Swalayan dan 1 Pabrik Ikuti Rapid Test   |   21:00 . Sat Lantas Polres Bojonegoro Beri Dispensasi Perpanjangan SIM   |   20:30 . Intip Mancing Pakai Umpan Kucur   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 19 May 2020 13:00

Belum Ada Kepastian, Ada 3 Opsi untuk Keberangkatan Haji 2020

Belum Ada Kepastian, Ada 3 Opsi untuk Keberangkatan Haji 2020

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Jamaah haji tahun 2020 ini memang harus menunggu kabar kepastian dari Pemerintah Arab Saudi jadi tidaknya para tamu Allah ini diberangkatkan. Bahkan kepastian jawaban dari Pemerintah Arab hingga saat ini belum ada kepastiannya.

Menanggapi hal itu, Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri mengatakan memang hingga kini Pemerintah Arab belum memberi kepastian dibukanya kembali masjidil haram untuk pelaksanaan jamaah haji tahun 2020 ini, bahkan tanggal 12 Mei lalu pemerintah Arab bakal memberi kepastian terkait di bukanya Kota Makkah untuk pelaksanaan haji.

"Namun, Pemerintah Arab mengundurkan pengumuman itu pada tanggal 20 Mei besok," ungkap Syamsuri.

Meski begitu, di tengah ketidakpastian itu, ada beberapa langkah atau opsi yang dilakukan oleh Kemenag RI agar jamaah haji Indonesia. "Ada 3 opsi yang disiakan untuk sementara bahi jamaah Indonesia," terang Pria Asal Kabupaten Lamongan.

Adapun opsi yang Pertama, yakni pemerintah tetap akan memberangkatkan seluruh jemaah jika Saudi menyelenggarakan haji seperti biasa. Kedua, pemerintah membatasi jumlah jemaah yang berangkat jika Saudi menerapkan social distancing dalam haji kali ini.

"Dan Ketiga, Pemerintah juga menyiapkan skenario jika haji tahun ini dibatalkan karena msih dalam pandemi corona," tandas Syamsuri saat ditemui blokBojonegoro.com.

Meski begitu, hingga kini Kemenag RI melalui pemerintah, saat ini masih menunggu kabar kepastian pemberitahuan dari Saudi. Hingga saat ini, Saudi belum memberi keputusan terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.

"Ya mudah-mudahan, Rabu (20/5/2020) Pemerintah Arab sudah berikan keputusan terkait pelaksanaan haji tahun 2020 ini," pungkasnya.[saf/ito]

 

Tag : Haji, Bojonegoro, kemenag


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat