16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   11:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |   08:00 . Warga Dusun Terpencil Boti Puji Kinerja Bupati Anna   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   06:00 . 397 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 460 Orang   |   05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 14 July 2020 07:00

6 Masalah Makan pada Balita dan Cara Mengatasinya

6 Masalah Makan pada Balita dan Cara Mengatasinya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Apakah si kecil memilih kabur saat waktunya makan? Atau dia cenderung memainkan makanannya?

Waktu makan memang kerap kali membuat orangtua kewalahan.

Sebagai orangtua, kita tentu ingin anak makan dengan lahap dan duduk dengan rapi. Namun sayangnya harapan kerap kali tak sesuai dengan kenyataan.

Berikut adalah enam masalah makan pada balita dan cara mengatasinya:

1. Ada lebih banyak makanan di lantai daripada di mulutnya

Saat si kecil belajar untuk makan sendiri, tentu sisa makanan akan berserakan, entah itu di lantai atau di meja makannya.

Memang berantakan, tapi hal ini perlu dilakukan agar anak bisa melatih koordinasi antara tangan dan mulutnya.
Solusinya, tetaplah bersabar. Bersihkan kekacauan tanpa menegurnya atau mengeluh.

2. Saat makan, anak lebih suka lari-larian

Jadikan setiap waktu makan sebagai pengalaman yang menyenangkan. Jika waktu makan itu menyenangkan, anak akan duduk dengan gembira di meja tanpa ingin meninggalkan kursinya.

Ciptakan suasana santai, duduk di sampingnya dan ngobrol dengannya sambil membiarkannya makan sendiri.

3. Anak membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan makanannya

Hentikan makan setelah waktu yang ditentukan. Untuk memastikan bahwa makan tidak menjadi aktivitas bermain yang panjang, bereskan piringnya setelah waktu yang sudah kita tentukan (katakanlah, 15 menit) dan peringatkan dia sebelumnya ketika batas waktu itu mendekat.

Ini membuat dia tidak membuang banyak waktu dan bermain-main dengan makanannya.

4. Anak adalah pemilih makanan dan tak mau makan sayurannya

Beri dia sedikit makanan di sebuah piring yang besar. Pasalnya, anak-anak mungkin merasa akan terlalu kenyang saat melihat piring kecilnya penuh dengan makanan. Padahal, porsinya tentu sudah pas dengan perutnya.

Kamu juga bisa membiasakan anak dengan rasa sayuran dengan mencampurkannya dengan makanan yang kamu tahu dia sukai.

Seperti, memasukkan wortel ke dalam kue favorit anak. Atau mencampurkan brokoli ke dalam nugget ayam buatanmu sendiri.

5. Anak berjuang untuk memegang sendok atau garpu dengan kuat di tangannya

Pastikan peralatan makan ramah anak. Tangan anak tentu masih kecil, jadi berikan sendok dengan pegangan yang ukuran dan bentuknya tepat untuk digenggam oleh jari-jari kecil itu dan tunjukkan padanya cara menggenggam gagang dengan benar.

6. Anak terus minta disuapi

Saat kontrol tangannya membaik, kurangi menyuapinya makanan.

Dorong dia untuk memegang sendok sendiri, bahkan jika dia meminta bantuanmu.

Patikan anggota keluarga lain seperti, kakek, nenek, ataupun pengasuh melakukan hal yang sama.

Semakin dia berusaha makan sendiri, semakin dia tidak membutuhkan kamu untuk membantunya.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat