18:00 . Bersiap, Besok PDAM di Kedungadem dan Sebagian Sugihwaras Mati   |   17:00 . Stakeholders Day 2024, KPPN Bojonegoro Beri Penghargaan Operator Terbaik   |   16:00 . Berikut Skema Pemulangan Jemaah Haji Bojonegoro Pekan Depan   |   15:00 . Sedih, Begini Isi Surat Wasiat Milik Pria di Bojonegoro yang Diduga Tabrakkan Diri ke KA   |   14:00 . Diduga Bunuh Diri, Pria Tanpa Identitas di Bojonegoro Tabrakan Diri ke Kereta Api   |   21:00 . Lawan Persebaya, Manajemen Persibo Bojonegoro Bakal Boyong Pemain Baru   |   19:00 . Minggu 23 Juni 2024, CFD di Alun-alun Bojonegoro Diliburkan   |   17:00 . Pj Ketua PKK Bojonegoro dan Kader PKK Latihan Olahan Pangan Alternatif   |   15:00 . Pilih Tinggalkan Kursi DPRD Bojonegoro, Mitroatin Siap Dampingi Anna Muawanah   |   13:00 . Jamaah Haji Asal Bojonegoro Meninggal Dunia Saat Towaf Ifadhoh   |   06:00 . Tradisi Mayu Cungkup Buyut Dalem, Lurah Kadipaten Serahkan Sirap   |   20:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Bappeda Bojonegoro Dicecar Kejari Soal Perencanaan Mobil Siaga   |   16:00 . Puluhan Desa di Bojonegoro Terancam Kekeringan, 1 Desa Telah Minta Bantuan Air Bersih   |   14:00 . Warga Tawing, Desa Malingmati, Akhirnya Nikmati Kurban Sapi Sejak Indonesia Merdeka   |   13:00 . Persibo vs Persebaya, Ribuan Suporter Bojonegoro Siap Away Gelora Bung Tomo   |  
Sat, 22 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasus DBD Turun, Dinkes Berharap Masyarakat Tetap Waspada

blokbojonegoro.com | Saturday, 11 July 2020 10:00

Kasus DBD Turun, Dinkes Berharap Masyarakat Tetap Waspada

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Selain pandemik virus corona (COVID-19), Kasus demam berdarah dengue (DBD) juga menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro mencatat dari Bulan Januari hingga Bulan Mei 2020 ada 67 kasus yang tercatat.

Jumlah kasus tersebut terbagi atas bulan Januari terdapat 36 kasus dan 1 meninggal dunia, Februari ada 16 kasus, Maret ada 8 kasus, April terdapat 3 kasus dan Mei 4 kasus.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Whenny Dyah Prajanti mengatakan, wabah tersebut juga menjadi perhatian khusus Pemkab Bojonegoro, disamping pandemik Covid-19.

Berbeda dengan virus corona, wabah DBD ini berhubungan erat dengan udara, suhu kelembaban, dan curah hujan.

"Penyakit DBD bisa dikatakan penyakit yang sulit dibasmi, ada setiap tahun dan juga Bojonegoro termasuk wilayah endemis nyamuk aedes aegypti,” tuturnya.

Jika dibandingkan dengan kasus DBD pada periode yang sama di tahun sebelumnya, angka pada 2020 justru menurun. Pada tahun 2019, bulan Januari ada 223 kasus dan 4 meninggal dunia, Februari 58 kasus dan 1 kasus meninggal dunia, Maret 14 kasus, April 16 kasus serta Mei 9 kasus.

Walaupun mengalami penurunan jumlah penderita, diharapkan masyarakat tetap waspada dan menerapkan pola hidup sehat. Sebab, penyakit DBD ini tidak mengenal musim lantaran jika masih ada genangan air akan dijadikan sarang untuk berkembang biak.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat agar melakukan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Hal ini bertujuan guna mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit DBD.

"Kami mengimbau kepada warga agar terus kerja bakti untuk memberantas jentik nyamuk yang menyebabkan penyakit DBD. Kami juga berharap warga berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan," lanjutnya.

Perlu dicatat juga, perkembangan nyamuk aedes aegypti sebenarnya tidak terjadi pada musim penghujan saja. Musim kemarau sebenarnya juga berpeluang kuat, asalkan ada penyimpanan air yang tidak tertutup dengan rapat.

Guna mengatasi dan menekan angka kejadian dari wabah tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro melakukan berbagai upaya. Misalnya melalui penyuluhan di kelompok-kelompok masyarakat dalam agenda bersih-bersih. Serta, pembentukan satu rumah satu jumantik dan juga fogging.

“Fogging hanya dilakukan untuk memutus rantai penularan. Yaitu bila di suatu area terdapat kasus positif DBD. Serta ada tanda penularan setempat,” jelas Wheny.

Menurut dr. Whenny, hanya melalui PSN atau pemberantasan sarang nyamuk, yang merupakan cara pemberantasan nyamuk yang paling efektif, untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk aedes aegypti atau penularan demam berdarah.[din/mu]

Tag : demam berdarah, dbd, db



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat