21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |   11:00 . Ciri Kelelahan Akibat Covid-19   |   10:00 . Melepas Mas Safuan   |   09:00 . Begini Pesan Satgas Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka   |   08:00 . Kiat Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 10 September 2020 15:00

5 Desa Bentuk Destana untuk Antisipasi Bencana

5 Desa Bentuk Destana untuk Antisipasi Bencana

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dalam mengantisipasi potensi bencana alam di beberapa lokasi di Kabupaten Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro melatih dan membentuk  Desa Tangguh Bencana (Destana) Tahun 2020 di Pendopo Balai Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kamis (10/9/2020).

"Pembentukan Destana ini, sebagai upaya desa yang cepat beradaptasi dan tanggap terhadap potensi bencana alam yang terjadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Nadief Ulfia.

Lanjut wanita yang disapa Ulfia ini, ada 200 peserta yang berasal dari 5 desa yang mengikuti pelatihan Destana, bahkan pelakasanaan pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama 20 hari kedepan. "5 desa yang mengikuti Destana yaitu Desa Trucuk, Tulungrejo, Sumbangtimun, Sranak dan Kandangan," bebernya.

Masih kata Nadief Peserta Destana akan mendapatkan beberapa materi berupa, penyusunan berbagai dokumen mulai dari kajian resiko, pemetaan, rencana penanggulangan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pelatihan relawan dan simulasi peringatan dini.

Disisi lainnya, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah dalam arahannya menyampaikan Trucuk yang berlokasi disekitar aliran sungai Bengawan Solo selalalu berpotensi banjir. Dengan kondisi itu, perlu ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.

Lanjut Bupati yang disapa Bu Anna, Maka dengan kondisi itu, perlu adanya peningkatan kapasitas individu agar diperlukan dalam penanggulangan bencana secara cepat dan tepat bila nanti terjadinya bencana.

"Kami berharap masyarakat lebih siap lagi dalam menanggulangi potensi bencana alam dengan tindakan preventif dan selanjutnya masyarakat mampu menentukan tindakan kuratif dalam penanganan dampak apabila terjadi bencana." Harap Bupati.[saf/ito]

Tag : desa, tangguh, bencana, destana, trucuk, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat