07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   20:00 . Grebek Pasangan Mesum, Satpol Temukan Alat Kontrasepsi Bekas Pakai   |   19:30 . Banjir Bandang Terjang 4 Desa di Gondang   |   19:00 . TMMD Perkuat Sinergitas Personel TNI dengan Masyarakat   |   18:00 . Reses, Farida Hidayati Sampaikan Kerawanan Pinjam Online   |   17:00 . Sinergitas Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dalam Menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045   |   16:00 . PC Fatayat NU Bojonegoro Ikuti Vaksinasi   |   15:00 . Wagub Emil Didampingi Bupati Anna Tinjau Lokasi TMMD di Desa Ngrancang   |   14:00 . Di Tangan Totok, Bonsai Endemik Bojonegoro Jadi Indah dan Berharga Fantatis   |   13:00 . Bupati Bojonegoro: TMMD Mampu Mempercepat Pembangunan di Daerah Terisolir   |   12:00 . Wakil Gubernur Hadiri Pembukaan TMMD di Bojonegoro   |   10:00 . Inovasi, Adaptasi, dan Kolaborasi Membangkitkan Pariwisata Indonesia   |   09:00 . Angka Kesembuhan Nasional Semakin Bertambah Mencapai 1.151.915 Orang   |   08:00 . 17 Hari Bebas COVID-19, Doni Monardo Donor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |  
Wed, 03 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Nilai Tertinggi Peserta SKB CPNS Belum Bisa Dipastikan Lolos

blokbojonegoro.com | Monday, 21 September 2020 10:00

Nilai Tertinggi Peserta SKB CPNS Belum Bisa Dipastikan Lolos

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pelaksanaan Test Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Formasi tahun 2019 instansi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro  yang digelar di Aula Mojopahit Kanreg II BKN, yang berlokasi di Jl. Letjen S. Parman 6 Waru, Sidoarjo pada Selasa - Kamis (15/-17/9/2020) telah selesai dilaksanakan. Dari total 796 peserta yang seharusnya mengikuti ujian tersebut, ada 7 peserta yang tidak hadir.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Aparatur, Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Joko Tri Cahyono mengatakan dari 7 peserta yang tidak hadir, 6 diantaranya dipastikan gugur lantaran tidak ada izin yang jelas. Sedangkan untuk 1 peserta lainya bakal mengikuti ujian susulan atau reschedule lantaran terpapar Covid-19 atau Virus Corona.

"Satu peserta itu berdomisili di Surabaya dan saat ini sedang menjalani isolasi, rencana ia akan mengikuti ujian susulan pada 5 Oktober mendatang di tempat ujian yang sama," ujarnya, Senin (21/9/2020).

Untuk peserta yang mendapatkan nilai tinggi atau passing grade belum bisa dipastikan lolos. Untuk lolos atau tidak peserta tes SKB ditentukan dengan hasil integrasi dari nilai dari tes SKD dan SKB, serta melihat formasinya.

Selain itu, itu pihak BKPP Kabupaten Bojonegoro juga belum bisa mengumumkan peraih nilai tertinggi untuk ujian SKB CPNS. Pasalnya, BKPP masih menunggu 38 peserta lainya yang baru akan mengikuti test pada tanggal 28, 29 September dan 5 Oktober di Semarang, Jogja dan Surabaya.

"SKB CPNS ini memiliki bobot sebesar 60 persen, sedangkan SKD sebesar 40 persen. Dari BKN juga memberi kelonggaran terhadap peserta SKB untuk memilik lokasi ujian dengan tujuan meminimalisir penyebaran Covid-19, sehingga ke 38 peserta tersebut memilih lokasi ujian didekat wilayahnya masing-masing," sambungnya kepada blokBojonegoro.com.

Mantan Lurah Kepatihan, Kecamatan Kota Bojonegoro ini juga mengakatan, pasca tes SKB ini sudah tidak ada tahapan lainya. Untuk pengumuman hasil tes SKB sendiri, bakal dilakukan pada tanggal 30 Oktober mendatang.

Berdasarkan data dari BKPP kabupaten Bojonegoro, seleksi CPNS tahun 2019  ada sebanyak 4.675 yang lolos seleksi administasi. Namun, karena akhir tahun sehingga seleksi dilanjutkan di awal 2020. Untuk SKD sendiri dilaksanakan pada 15-18 Februari lalu di Wahana Ekapresi Poespo Negoro (WEP) Kabupaten Gresik.

Dari tes SKD yang digelar, ada sebanyak 2.490 yang lulus di atas passing grade. Namun, yang layak atau masuk 3 besar dan berhak lanjut ke seleksi SKB hanya 843 peserta.

"Selanjutnya hanya akan diambil 444 peserta saja sesuai dengan kuota yang dibutuhkan Pemkab Bojonegoro untuk menjadi PNS," pungkasnya.[din/lis]


Tag : SKB, pns, bojonegoro, nilai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat