16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   11:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |   08:00 . Warga Dusun Terpencil Boti Puji Kinerja Bupati Anna   |   07:00 . Mengapa Stres Membuat Kita Rentan Jatuh Sakit?   |   06:00 . 397 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 460 Orang   |   05:00 . 5 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Bertambah 5 Orang   |   23:00 . Seleksi Bojonegoro FC, Dikerucutkan Jadi 30 Pemain   |   22:00 . Era Industri, Pemkab Optimalkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah   |   21:00 . BPBD Bojonegoro Minta Warga Waspadai Fenomena La Nina   |   20:30 . KPC PEN Gelar Webinar Kolaborasi dengan Pemkab Bahas Vaksin Covid-19   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 29 September 2020 10:00

Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Mewaspadai Hujan Disertai Angin Kencang

Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Mewaspadai Hujan Disertai Angin Kencang

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau Pancaroba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana alam yang berpotensi terjadi di daerahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadief Ulfia menyebutkan, bencana alam yang perlu diwaspadai adalah hujan disertai dengan angin kencang dan petir. Pasalnya, untuk wilayah Bojonegoro musim pancaroba diprediksi terjadi pada akhir bulan September sampai pertengahan bulan Oktober 2020.

"Prakiraan BMKG saat ini Bojonegoro sudah memasuki musim pancaroba, sehingga kita meminta masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati," ujarnya, Senin (28/9/2020).

Ia juga berpesan kepada masyarakat jangan berkendara jika terjadi angin kencang, lantaran rawan terjadi pohon tumbang dan berada di tempat terbuka jika terjadi petir. Jika menghadapi kondisi tersebut, diharapkan segera mencari tempat berlindung atau bangunan yang aman.

Nadief Ulfia juga meminta kepada masyarakat setempat untuk berperan aktif dalam mengantisipasi bencana alam yang akan terjadi, dengan cara melakukan beberapa hal seperti menebang pohon yang sudah tua dan rapuh guna menghindari pohon tumbang akibat angin kencang.

"Intinya tetap waspada dan hati-hati," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Sebelumnya, pada Sabtu (26/9/2020) diwilayah Kecamatan Balen terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hujan yang terjadi sore hari tersebut, menyebabkan 12 pohon tumbang salah satunya menimpa teras rumah milik Kasmiran (59) warga Kabunan. Bahkan, SPBU yang berada di jalan raya balen juga ikut terdampak.[din/mu]

Tag : pancaroba, bpbd, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat