19:00 . 3 Kabupaten/Kota Prioritas di Jatim Mulai Vaksinasi   |   18:00 . Terima SK, Sahudi Jabat Ketua DPC Gerindra Bojonegoro   |   17:00 . Ingin Dapat Beasiswa Tugas Akhir 2021 dari Pemkab Bojonegoro, Begini Syaratnya....   |   16:00 . 1 ASN Terancam Dikeluarkan, 7 Ajukan Pensiun Dini   |   15:30 . [Cek Fakta] Vaksin yang Dipakai Jokowi Tidak Asli karena Harus Menggunakan Alat Suntik?   |   14:00 . HIMABO UM Akan Menggelar Webinar untuk Siswa Tingkat SMA   |   13:00 . Tonton Video Porno, Warga Ngraho Cabuli Anak di Bawah Umur Tiga Kali   |   12:00 . Syarat-syarat Vaksinasi Covid-19, Perhatikan Rekam Medis   |   10:00 . RSUD Sosodoro Buka Layanan Rapid Antigen Drive Thru   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 9.102 Orang   |   08:00 . Rapid Antigen Drive Thru RSUD Bojonegoro   |   07:00 . Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak   |   06:00 . 985 Pasien di Jatim Sembuh, 974 Kasus Baru dan 57 Meninggal   |   05:00 . 32 Pasien Sembuh, Tambahan 19 Kasus Baru di Bojonegoro   |   21:00 . 3M + 3T Paket Cegah Covid-19   |  
Mon, 18 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Permakultur Solusi Tanam Tanaman Tanpa Pestisida

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 October 2020 14:00

Permakultur Solusi Tanam Tanaman Tanpa Pestisida

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Teknik permakultur adalah teknik pengelolaan pertanian dan peternakan yang meningkatkan kualitas lahan, memberikan hasil dan pendapatan, yang tetap berkelanjutan hingga masa depan. Ini dilakukan dengan melestarikan, mendukung dan bekerjasama dengan budaya dan lingkungan setempat, dengan tumbuh bersama dalam waktu yang bersamaan, bekerja bersama dengan alam dan belajar dari mereka (alam).

Saat ini telah ribuan orang mempraktikkan permakultur meskipun dalam skala kecil. Sehingga banyak komunitas permakultur membentuk satu kawasan bersama yang disebut ecovillage, karena memang permakultur untuk dipraktikkan bersama, bukan hanya untuk diri sendiri atau keluarga sendiri.

Seperti yang dilakukan oleh pemuda asal Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojoneogro misalnya. Ia berhasil membuat Premakultur di belakang rumahnya.

Ialah M. Faiz Kholili (31) yang membuat Premakultur karena ingin melestarian lingkungan. 

"Permakultur itu desain lingkungan mas,  tanamannya  ada banyak, soalnya sistem tanamnya polikultur. Polikultur memungkinkan kita bercocoktanam tanpa pestisida," terangnya.

Dia melanjutkan, Permakultur itu tidak hanya tanaman,  karena di dalamnya ada sistem penataan lahan, Pemanfaatan energi.

"Hasil dari premakultur ini sebagian di konsumsi sendiri dan Saya jualnya sistem tanaman hias.  Dijual langsung dengan polibagnya," tuturnya.

M. Faiz Kholili meraup keuntungan lumayan dari premakulturnya, namun ia enggan menyebutkan keuntungan yang diperolehnya."Alhamdulillah cukup untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

Selain itu permakulturnya juga menjadi wisata edukasi kecil-kecilan, sudah lumayan pengunjungnya dari seputaran Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia.

"Biasanya pengunjung itu kalau pulang beli tanaman dan itu sumber pemasukan saya.  Selain itu juga ada yg khusus datang untuk beli sayur," ungkapnya.[her/lis]

Tag : Permakultur, tanaman


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat