09:00 . Dakwah Islam Indonesia: Merangkul Bukan Memukul (Munas X MUI 2020)   |   08:00 . Indonesia Berpengalaman dan Siap Distribusi Vaksin Sampai ke Pelosok   |   07:00 . Nyeri Haid Hilang Setelah Menikah, Mitos atau Fakta?   |   06:00 . Ayo Warga Jatim Jangan Lengah Lur.....   |   20:00 . UPDATE Perkembangan Penanganan Covid-19 Indonesia   |   19:00 . Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19   |   18:00 . Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid, Pemkab Semangati Guru   |   17:00 . Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat   |   16:00 . 36 Pelanggar Prokes di Ngasem Diberikan Sanksi Sosial   |   15:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |   14:00 . Masih Muda, Mahasiswi Ini Semangat Berwirausaha   |   13:00 . Kapan Anak Harus Pakai Masker?   |   12:00 . Hari Guru Nasional: Garda Guru Perangi Covid-19   |   11:00 . Peran Remaja Masjid Era Milenial   |   10:00 . 5 Hal yang Harus Dihindari saat Pakai Masker   |  
Fri, 27 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 22 October 2020 22:00

PEPC Turut Berpartisipasi Tingkatkan Kewaspadaan Tanggap Darurat di Purwosari

PEPC Turut Berpartisipasi Tingkatkan Kewaspadaan Tanggap Darurat di Purwosari

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Operator Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB),  PT Pertamina EP Cepu (PEPC) mendukung Muspika Purwosari dalam menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Penanganan Bencana yang dilaksanakan di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (22/10/2020).

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka menghindari serta memitigasi potensi bencana yang ada di tengah masyarakat, dibuka oleh Camat Purwosari, Sugeng Firmanto dan bertindak sebagai nara sumber pada pelatihan ini adalah; PT Pertamina EP Cepu (PEPC), Dinas Kesehatan, BPBD Bojonegoro serta Dinas Pemadam Kebakaran, memaparkan mengenai penanganan kondisi tanggap darurat kepada para masyarakat desa yang berada di lingkungan Kecamatan Purwosari. Termasuk simulasi bila terjadi bencana kebakaran di dalam rumah, yang disebabkan oleh kebocoran gas elpiji.

Dalam sesinya PEPC memberikan pemaparan kepada para peserta yang terdiri dari warga desa hingga perangkat desa serta Kades se-Kecamatan Purwosari tentang proses tanggap darurat dalam bidang migas. Desa Kaliombo, lokasi pelatihan berlangsung merupakan salah satu wilayah operasi dari Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB). PEPC memberi edukasi para peserta terkait jenis-jenis bahaya dalam produksi migas termasuk bagaimana cara mengantisipasinya.

JTB Site Office & PGA Manager, Edy Purnomo memberikan apresiasi kepada Muspika Purwosari yang berinisiatif mengadakan kegiatan ini. "Sinergi baik dengan pemerintah maupun stakeholder lainnya menjadi penting guna memberikan program yang akan berdampak baik bagi masyarakat," ungkapnya.

Menurut Edy, memberikan pengetahuan serta melatih penanganan kebencanaan kepada masyarakat menjadi hal yang cukup penting untuk terus dilakukan. Apalagi selain tentang bencana alam, pelatihan kali ini juga memberikan materi terkait bencana non alam seperti pandemi dan diberikan langsung oleh narasumber yang mumpuni. "Kami mengapresiasi kegiatan ini," jelas Edy.

Perwakilan HSSE PEPC, Tinoto hadir memberikan materi terkait teknis pengenalan aspek keselamatan dalam industri migas. Menurut Tinoto, industri migas selalu menggunakan peralatan yang sarat akan teknologi, disana terkadang juga memiliki resiko yang tinggi juga,namun demikian semua bisa dilakukan dengan aman karena para pekerjanya dilatih untuk selalu disiplin menerapkan standar keselamatan yang tinggi, agar dapat bekerja selamat.

Perwakilan BPBD Bojonegoro, Zaenul yang memberikan wawasan kebencanaan kepada para peserta mengatakan, bahwa masyarakat harus selalu sigap dan waspada jika menghadapi situasi yang tidak seperti lazimnya. Walaupun terjadi tiba-tiba, biasanya juga memberikan tanda-tanda, seperti misalnya bencana tsunami, kebakaran hutan dan lain sebagainya, semua ada tanda-tanda awalnya.

“Kegiatan ini berisikan pengetahuan dan informasi bagaimana cara mengatasi bencana, paling tidak para peserta disini nanti juga bisa menyampaikan kepada rekan, saudara, kerabat dan tetangga dari apa yang didapat dari kegiatan ini,” kata Zaenul.

Dalam pelatihan kali ini, juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr Whenny Dyah P.  yang juga sebagai Satgas Penanggulangan COVID-19. Selain itu juga diikuti oleh perwakilan dari Kodim dan Polres Bojonegoro. Perlu diketahui berdasarkan data BPBD Kab. Bojonegoro, Bojonegoro memiliki beberapa potensi bencana seperti kebakaran, banjir dan sekaligus kekeringan.

Meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, kegiatan ini berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah menyebarnya virus corona, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun atau cairan antiseptik. Panitia telah menyiapkan semua agar protokol dapat berjalan dengan ketat.

Tag : bpbd, bojonegoro, pepc, pelatihan, bencana, purwosari


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 15:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat