12:00 . 37.473 Warga Bojonegoro Terima BST Melalui Kantor Pos   |   11:00 . Dikawal Ketat, Vaksin Sinovac Tiba di Bojonegoro   |   10:00 . Hendak Melawan, Spesialis Pembobol Konter Didor   |   09:00 . Vaksin Sinovac Tiba di Bojonegoro   |   08:00 . Puluhan Ribu Vaksinator Bersiap Jadi Komunikator Andal   |   07:00 . Kesal dengan Suara Dengkuran Pasangan? Coba Lakukan Trik Aneh Ini   |   06:00 . PPKM Diperpanjang Hingga 8 Februari   |   20:00 . Wacana Pasar Kota Dipindah, Pedagang Resah Bentangkan Spanduk   |   19:00 . Diterpa Pandemi, Ini Cara Bisnis Hotel dan Restoran Tetap Bertahan   |   18:00 . dr. Reisa: Bersama Kurangi Beban Garda Terdepan Penanganan Covid-19   |   17:00 . Prakiraan Cuaca, 3 Hari ke Depan Bojonegoro Diguyur Hujan Sedang   |   16:00 . Sebarkan Berita Benar, Laporkan dan Lawan Hoaks, Begini Caranya   |   15:00 . Meski Grafik Menurun, Jumlah Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Masih Tinggi   |   14:00 . 100 CPNS Guru SMA-SMK se Bojonegoro dan Tuban Terima SK   |   13:00 . Jembatan Kalibedah di Jalur Padangan-Ngawi Longsor   |  
Tue, 26 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kaleidoskop 2020

Tahun 2020, Penanganan Ular Sebanyak 155 Kali

blokbojonegoro.com | Tuesday, 12 January 2021 16:00

Tahun 2020, Penanganan Ular Sebanyak 155 Kali

Kontributor : Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Banyak nya ular yang berkeliaran di sekitar warga membuat banyak warga merasa cemas. Adapun data dari Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro telah mencatat sebanyak 155 kejadian penanganan ular pada keseluruhan tahun 2020.

Ahmad Adi Winarto selaku Kabid Pemadam dan Penyelamatan Damkar Bojonegoro mengatakan bahwa banyaknya ular yang berkeliaran di sekitar rumah itu dikarenakan 3 hal. Pertama ialah karena lingkungan kotor, ular mencari makan dan yang terakhir karena sarang ular tergenang air.

Adi mengungkapkan bahwa banyak orang mengatakan jika ditaburi garam ular tidak akan masuk rumah, namun pernyataan tersebut tidak sepenuhnya benar dan tepat.

"Kalau ada orang yang mengatakan, taburi garam di sekeliling rumah agar ular tidak masuk, itu adalah hal yang salah. Karena hanya ular yang sedang terluka yang akan merasakan panas bahkan mati hingga terkena garam. Kalaupun ular itu sehat ya percuma, mau garam satu kilo pun ya tidak ada efeknya," ungkapnya.

Kabid pemadam dan penyelamatan tersebut berimbuh bawasannya ada sebanyak 155 kejadian penanganan ular pada tahun 2020 yang lalu. Dari banyaknya data yang terkumpul, paling banyak didominasi pada bulan Januari, sebanyak 52 penanganan ular.

Adi juga mengungkapkan banyaknya penanganan ular tersebut paling sering ada didaerah perumahan kota. Dikarenakan sebelum dadakan ya pembangunan tersebut, di situlah tempat para ular tinggal. Sehingga setelah ular tersebut kehilangan sangkar, maka ular tersebut akan mencari tempat tinggal.

"Jadi dulu sebelum perumahan pastinya lahan tersebut dijadikan rumah oleh para ular tersebut. Makanya kenapa setelah dibangun menjadi rumah dan bangunan lainnya, ular-ular akan lebih sering ke tempat datang ke tempat tersebut. Ditambah lagi karena ular tersebut mencari makan. Ular tidak akan masuk ke dalam rumah yang bersih kalau tidak ada sesuatu yang ular tersebut incar,"  tandasnya. [uul/ito]

Tag : penanganan, ulara, damkar, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat