09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sempat Turun, Harga Bawang Kini Terpantau Naik

blokbojonegoro.com | Friday, 12 February 2021 09:00

Sempat Turun, Harga Bawang Kini Terpantau Naik

Kontributor: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Harga bahan dan kebutuhan pokok di pasaran yang naik turun adalah hal yang lumrah terjadi. Seperti halnya kebutuhan memasak yang wajib ada di dapur yaitu bawang merah.

Harga bawang merah sebelumnya Rp20 ribu, kini merangkak naik jadi Rp35 ribu satu kilogramnya. Bawang putih sebelumnya Rp20 ribu kini jadi Rp25 ribu satu kilogramnya.

"Saat ini bawang merah merangkak naik harganya, bawang putih juga. Bawang merah naik Rp15 ribu, bawang putih naik Rp5 ribu," ungkap Yuni, salah satu pedagang di pasar kota Bojonegoro.

Harga komoditas dapur akhir-akhir ini memang tidak stabil. Yuni memperkirakan naik turunnya harga ini karena musim hujan. Tentu naiknya harga ini membuat pembeli berkurang.

"Untuk pembeli juga sangat menurun, ditambah lagi pasar yang becek setelah hujan membuat banyak orang males untuk ke pasar," ungkapnya.

Salah seorang pembeli, Karsipah mengatakan, keadaan pasar yang becek dan kotor membuat pembeli merasa malas untuk pergi ke pasar, selain itu akhir-akhir ini hujan masih sering turun.

"Saya sendiri sekarang jarang ke pasar, apalagi kalau pagi hari sudah turun hujan, membuat saya malas, alternatifnya beli sayur di warung," katanya. [uul/mu]

Tag : harga bawang, pasar, kebutuhan pokok, bahan pokok


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat