09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Menengok Aktivitas Produsen Bata Merah di Bantaran Bengawan Solo

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 February 2021 08:00

Menengok Aktivitas Produsen Bata Merah di Bantaran Bengawan Solo

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Bata merah merupakan salah satu jenis bahan dasar pembangunan rumah yang sudah sangat umum digunakan, dari zaman dulu hingga zaman modern seperti saat ini. 

Meski saat ini ada alternatif pengganti bata seperti bata ringan atau batako, bata merah tetap menjadi incaran karena selain sudah teruji kekuatannya, mendapatkan jenis material ini pun tidak susah.

Di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk terlihat aktivitas perajin batu bata yang sedang mengambil tanah liat dari sungai Bengawan Solo dengan menggunakan diesel. Kemudian tanah liat itu dituangkan ke dalam cetakan batu bata. Setelah itu, cetakan ditaburi dengan bubuk sisa gergajian agar tidak lengket, kemudian dituangkan kembali ke tanah dalam bentuk balok kecil berukuran 19×9 cm.

Salah satu pembuat batu bata yang tetap setia menekuni pekerjaannya adalah Muhammad Naim. Sedikit demi sedikit setiap hari dia membuat batu bata  

"Hampir setiap penduduk di sini menjadi peeajin bata merah sebagai pekerjaan kedua selain bertani," ungkapnya.

Dia mengaku sudah sejak lama menekuni usaha ini, untuk sekarang harga bata merah sendiri kisaran Rp600 ribu per seribu buah.

Sampurno perajian lain mengatakan, dia mengaku untuk kendala yang dihadapi saat membuat bata merah ini adalah cuaca, jika hujan datang seperti musim sekarang ini pembuatan bata merah ini menjadi terhambat.

"Kalau hujan begini lama menunggu keringnya tanah yang sudah dicetak," keluhnya.

Dia juga berharap untuk kedepannya agar supaya lebih di perhatikan pemerintah dan bisa memberikan bantuan kepada perajin bata merah yang ada di desanya agar supaya dapat membantu proses pembuatan bata merah lebih cepat.[her/lis]

 

Tag : Batu bata cuaca tanah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat