17:00 . Kembali Naik, Inilah Harga Logam Mulia Hari Ini   |   16:30 . Patuh Prokes, EMCL Sosialisasikan Program Bronjong Sungai   |   16:00 . Vaksin dan 3M Paket Lengkap Proteksi Kesehatan Masyarakat dari Covid-19   |   15:30 . Tahapan Uji Klinis Vaksin   |   15:00 . Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers, Korem 082/CPYJ Gelar Jalan Sehat   |   14:30 . Kondisi Terkini Longsor Jembatan Glendeng   |   14:00 . Sedikit Demi Sedikit Omzet Asinan Salak Merangkak Naik   |   13:30 . Update Testing di Indonesia   |   13:00 . Selama Pandemi, Ribuan Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya   |   12:00 . Kebab Rp5 Ribuan Enaknya Bikin Ketagihan   |   11:00 . Guyangan Park, Pelosok Kota Migas dengan Alam Mempesona   |   10:00 . Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   09:00 . Beredarnya Program Stimulus Tarif Tenaga Listrik di Masa Pandemi, ini Kata PLN Bojonegoro   |   08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan dengan Vaksin dan 3M   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tag : agresi

  • Wednesday, 30 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (25)

    Penghadangan dan Serangan di Kabunan-Suwaloh

    Penghadangan dan Serangan di Kabunan-Suwaloh Setelah peristiwa cepat yang terjadi di Sumodikaran, yakni 100 pasukan gerilya belum berhasil melumpuhkan 5 serdadu yang melintas, pada bulan Mei 1949, seksi Dihar dan Supandi mengadakan pertemuan di Wedi.

    read more

  • Saturday, 26 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (22)

    Di Sumodikaran, 100 Gerilya Gagal Lumpuhkan 5 Serdadu

    Di Sumodikaran, 100 Gerilya Gagal Lumpuhkan 5 Serdadu Masih pada bulan April 1949, sekitar pukul 07.00 WIB, seksi Dihar, seksi Supandi dan Seksi Noorcahyo dengan total kekuatan 100 orang masing-masing bersenjata, berkumpul di tengah tegalan di Desa Sumodikaran, Kecamatan Dande, tepatnya di sebelah barat jalan besar.

    read more

  • Friday, 25 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (21)

    Bom Sempat Ngowos di Gardu Proliman, Serdadu Cari Perlindungan

    Bom Sempat Ngowos di Gardu Proliman, Serdadu Cari Perlindungan Akibat hujan yang turun malam hari, bom yang dipasang oleh pasukan gerilya sempat ngowos alias telat meledak. Sehingga, para serdadu belanda yang ada di gardu sempat melarikan diri dan mencari perlindungan sebelum bom itu memporakporandakan gardu.

    read more

  • Thursday, 24 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (20)

    Penghadangan di Balen, Taktik 4 Regu Berhasil

    Penghadangan di Balen, Taktik 4 Regu Berhasil Pada bulan April 1949, Seksi Supandi melakukan penghadangan di perempatan jalan besar Balen. Sementara di selatan kecamatan tersebut, yakni di Desa Sidobandung, sudah dipisah 4 regu yang mempunyai sasaran masing-masing.

    read more

  • Tuesday, 22 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (18)

    Tragedi Penghadangan Serdadu di Selatan Bojonegoro

    Tragedi Penghadangan Serdadu di Selatan Bojonegoro Pasukan Gerilya (Pager) Desa yang telah dibentuk usai rapat koordinasi di Gondang yang dipimpin oleh Letkol Sudirman (Letjen purn) pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949, selanjutnya pada tanggal 27 Maret, anggota-anggota Pager Desa Ngujung dan Pandantoyo yang sedang menjalankan tugas jaga, memberikan laporan kepada pos TNI di Temayang mengenai pasukan Belanda yang sedang bergerak menuju selatan, yakni lereng Gunung Pandan.

    read more

  • Monday, 21 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (17)

    Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang

    Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang Pada lereng utara Pegunungan Kendeng yakni mulai Sugihwaras, Bubulan hingga Ngambon, Bojonegoro menjadi tempat dan kedudukan unsur-unsur pimpinan militer dan sipil pada masa agresi militer Belanda ke dua.

    read more

  • Friday, 18 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (15)

    Medan Pertempuran di Tuban Selatan

    Medan Pertempuran di Tuban Selatan Sumur-sumur minyak mentah adalah salah satu kunci kedatangan pasukan Belanda ke Indonesia. Di Tuban, sumur-sumur minyak mentah itu berada di wilayah selatan, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro dan Cepu, Blora.

    read more

  • Thursday, 17 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (14)

    Letda Soetjipto, Mimpi Buruk Pasukan Belanda di Mondokan

    Letda Soetjipto, Mimpi Buruk Pasukan Belanda di Mondokan Letda Soetjipto, namanya diabadikan di sebuah patung dan jalan di sisi barat kota Tuban. Jalan dan tempat patung itu berdiri, dulunya adalah medan pertempuran yang menjadi saksi tangkasnya pasukan Letda Soetjipto mempermainkan pasukan Belanda yang bersenjata lebih canggih.

    read more

  • Tuesday, 15 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (12)

    Belanda Kuasai Jalan Bojonegoro-Babat

    Belanda Kuasai Jalan Bojonegoro-Babat Lubang-lubang dan batang-batang pohon pohon sengaja dipasang malang melintang pada jalan Bojonegoro - Babat, agar tentara Belanda dengan kendaraanya susah melintasi jalan tersebut.

    read more

  • Friday, 11 August 2017 12:00

    Serpihan agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (9)

    100 Ledakan di Kaliketek, Hingga Gugurnya Lettu Suyitno

    100 Ledakan di Kaliketek, Hingga Gugurnya Lettu Suyitno Sekitar tujuh hari sebelum dilakukan penyerbuan ke Bojonegoro, Belanda telah menyiapkan jembatan darurat di Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, tepi Bengawan Solo. Tempat itu juga yang menjadi kontak senjata dengan pasukan Ronggolawe yang bertugas mempertahankan kota. Terbentang Bengawan Solo dengan lebar sungai masih 80 meter saat itu, antara pasukan Ronggolawe dengan Belanda terjadi baku tembak.

    read more

blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat