Camat Kanor: Laporan Masuk, Baru Dua Desa Terdampak Banjir

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Tingginya volume debit air sampai menyentuh siaga kuning membuat air banyak meluap ke permukiman warga. Hari ini, Sabtu (4/2/2017), air yang mengenangi wilayah Kecamatan Kanor berdampak terhadap dua desa yang berada di pingiran bantaran Bengawan Solo.

"Ada dua desa yang terdampak luapan sungai Bengawan Solo," kata Camat Kanor, Subiyono.

Ia menerangkan, untuk desa yang terdampak diantaranya Desa Tejo dan Kabalan. Untuk Desa Kabalan ada sekitar 20 hektar tanaman yang terendam air, sedangkan untuk Desa Tejo ada 28 hektar sawah yang tanamannya berumur sekitar 30-60 hari juga ikut terendam banjir, serta jalan poros sepanjang 600 meter.

"Saat ini baru dua desa yang sudah melaporkan akibat dampak luapan sungai Bengawan Solo," imbuhnya. [ifa/mu]