Reporter: Dita Afuzal Ulya
blokBojonegoro.com - Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro belum bisa memastikan apa penyebab ledakan dari dalam tanah, setelah kemarin melakukan penelitian seusai ledakan terjadi di Desa Wonoocolo RT.07/RW.02.
Baca juga [Warga dan Muspika Gotong Royong Benahi Rumah]
"Karena belum tahu penyebabnya, hari ini kami kerjasama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Cepu untuk menganalisa kejadian lebih jauh," ungkapnya ketika dikonfirmasi blokBojonegoro.com, Jumat (17/2/2017).
Dengan menggandeng PPSDM Cepu, hasik dari analisa yang dilakukan hari ini bisa menjadi bahan pertimbangan rekomendasi dalam penanganan bencana pergeseran tanah tersebut.
"Kesimpulan sementara dikategorikan longsor susulan karena lama sebelumnya sudah pernah terjadi, sedangkan topografi lokasi berada di lereng perbukitan dengan kemiringan 37 derajat," imbuh Andik. [ita/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published