21:00 . Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Pilih Cabup yang Bersedia Dengar Suara Rakyat   |   19:00 . Dipindah ke Lapas Bojonegoro, Napi Teroris Dikawal Ketat Densus 88 AT Polri   |   16:00 . Gebyar Milenial dan Gen Z, Acara untuk Generasi Muda Bojonegoro   |   14:00 . Tim PkM Dosen UNUGIRI Berikan Pendampingan P5 dan PPRA di Lembaga Pendidikan   |   13:00 . Wujudkan Lansia Bermartabat, PD 'Aisyiyah Bojonegoro Gelar Lokakarya Kelanjutusiaan   |   12:00 . Tim KKN 44 UNUGIRI Observasi di Desa Grabagan   |   06:00 . Menilik Pasukan Kopi Rakyat Jelita Pada Kompetisi Nyethe Rokok Kenduri Cinta 2 Wahono-Nurul   |   21:00 . Barisan Muda Bangga Bojonegoro Siap Menangkan Wahono-Nurul   |   20:00 . Setyo Wahono ajak Ketum PP.Ansor, Addin Jauharudin Bermain Fun Badminton   |   19:00 . Empat Kades Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan di Bojonegoro Dituntut 5 Tahun Penjara   |   18:00 . Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Dua Pembangunan Jalan di Bojonegoro Disidik Kejaksaan   |   17:00 . Judi Online Sebabkan 978 Pasangan di Bojonegoro Cerai   |   16:00 . Jumping Teknologi, Wenseslaus Manggut: Tantangan dan Peluang Industri Media Digital   |   15:00 . Suwarjono: Media Lokal saat ini Tidak Baik-baik Saja, Inilah Tantangan di Tengah Digitalisasi   |   14:00 . Wakil Wamen Komdigi Nezar Patria Lantik Pengurus AMSI Jatim 2024-2028   |  
Fri, 22 November 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

SMPN 1 Ngasem Produksi Pupuk Organik Dari Daun Kering

blokbojonegoro.com | Monday, 13 March 2017 11:00

SMPN 1 Ngasem Produksi Pupuk Organik Dari Daun Kering

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Para siswa kelas VIII SMPN 1 Ngasem, memamerkan karya sampah organik berbahan daun kering, dalam acara pengukuhan orang tua asuh bagi masyarakat kurang mampu dan anak putus sekolah Senin, (13/3/2017).

Salah satu guru pendamping, Nardi mengatakan, karya hasil siswanya tersebut adalah upaya sekolah menerapkan program smart school.

"Karya ini adalah hasil program smart school yang dilakukan pihak sekolah sebagai tambahan ilmu bagi para siswa," jelasnya.

Selanjutnya dikatakan oleh Nardi, bahwa waktu pembelajaran yang dibutukan siswa untuk memahami dan mempraktekan pembuatan pupuk organik adalah selama satu semester.

"Hasilnya, pupuk organik yang terbuat dari sampah daun kering bisa digunakan semua jenis tanaman," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu siswa pembuat pupuk organik, Rudi Hermanto mengaku, dirinya sangat senang bisa berkarya serta mendapatkan ilmu dan ia bercita- cita saat lulus nanti bisa memproduksi pupuk organik sendiri.

"Harapan saya setalah mendapat ilmu dari sini nanti setelah lulus akan memproduksi pupuk sendiri," ujar siswa kelas VIII itu. [top/ito]

Tag : produksi, pupuk, organik, smpn, ngasem



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat