08:00 . Yanuar Amni Optimis Tangani Persibo   |   07:00 . Waspada, Nobar EURO Harus Taati Prokes   |   20:00 . Himatika Unu Sunan Giri Luncurkan Komet Sebagai Optimaliasi Prestasi   |   19:00 . Polres Analisa dan Evaluasi Penangan Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . Wagub Emil Dardak Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar   |   17:00 . Silaturahmi, PEPC Olahraga Bersama Tetap Patuhi Prokes   |   15:00 . Bantu UMKM, Kadin Bojonegoro Gandeng Bank   |   14:00 . Kemenko Perekonomian Kunjungi Proyek JTB di Bandungrejo   |   13:00 . Gus Ipul Ikuti Rakerwil AMSI Jatim Lewat Virtual   |   12:00 . Begini Cara Daftar SUKIRNO   |   11:00 . Dishub Launching Sistem Uji KIR Online   |   10:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Antam Anjlok   |   09:00 . Unik...!!! 'Kak Rental' Sedia Jasa Atasi Gabut dan Galau   |   08:00 . 15 Calon Jemaah Haji Limpahkan Porsi Keberangkatan Kepada Ahli Waris   |   07:00 . Pada Wanita Dewasa, Konsumsi Makanan Sehat Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental   |  
Sun, 13 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Disperta; Panen Kurang Maksimal Bisa Karena Faktor Lingkungan

blokbojonegoro.com | Thursday, 30 March 2017 17:00

Disperta; Panen Kurang Maksimal Bisa Karena Faktor Lingkungan

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Bojonegoro, beberapa waktu lalu banyak petani yang telah melaksanakan panen raya. Namun tidak sedikit dari petani yang mengeluh karena hasil panen kurang maksimal.

Seperti yang disampaikan oleh Kasi Tanaman Padi, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro (Disperta), Mahmud. Menurutnya, memang untuk bulan-bulan ini banyak produksi dari panen padi yang menurun, yang disebabkan oleh banyak faktor, terutama faktor lingkungan dan penyakit atau hama.

"Banyak faktor memang, yang menjadi penyebab panen padi kurang maksimal, seperti faktor lingkungan," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Menurut Mahmud, banyak sawah milik para petani terletak di pinggir sungai, apalagi yang ada di tepi bengawan solo, yang hampir setiap sungai terpanjang di pulau jawa itu meluap pasti sawah petani kebanjiran. Disamping itu, masih kata Mahmud, untuk pencegahan penyakit atau hama, Dinas Pertanian sudah melakukan gerakan kompres massal bersama petani.

"Kalau untuk pencegahan penyakit, dari dinas sudah melakukannya, kemarin sudah melakukan kompres massal hama wereng hampir di seluruh Bojonegoro. Tetapi, karena padi yang ada di Bojonegoro saat tanam tidak bersamaan mengakibatkan wereng sulit dibasmi," tambahnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian juga menyarankan agar petani tidak memanen padi terlalu dini, karena banyak padi yang masih hijau sudah dipanen terlebih dauhulu. "Kalau ingin padi terjual dengan harga mahal, maka kadar air harus diperhatikan, disamping itu kalau bisa saat panen dilakukan pada waktu siang hari," tutup Mahmud. [din/mu]
 

Tag : dinas pertanian bojonegoro, disperta, panen padi bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more