Hujan, Petani Bawang di Sekar Khawatir

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Sebagian petani bawang merah di Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar merasa khawatir saat hujan turun. Sebab, jika hujan lebat terlalu sering turun akan menyebabkan tanaman bawang rusak.

"Jika hujan turun terus keesokan harinya terik matahari menimbuklan panas. Maka, resiko kerusakan pada tanaman bawang tinggi," kata seorang warga setempat Sumingkat.

Ia menambahkan, saat ini bawang miliknya berumur sekitar 1 bulan. Sehingga perlu perawatan ekstra, yaitu dengan cara penyemprotan pestisida secara rutin.

Menurutnya, jika hujan turun shampir setiap hari. Maka dirinya menyemprot bawang miliknya setiap hari pula. Sebab, jika tidak demikian maka bawang rawan terjangkit mboler (kerusakan pada daun bawang akibat terlalu banyak air).

"Penyemprotan biasanya setiap pagi hari. Untuk menghilangkan embun," beber pria dua anak tersebut.

Hal senada dikatakan oleh petani lain, Warno, dirinya juga harus sering memberikan penyemprotan jika hujan sering turun. Jika tidak demikian dikawatirkan bawang akan gagal panen.

"Pokoknya harus rajin disemprot. Supaya bawang merah bisa bertahan dari gangguan cuaca hujan," beber Warno. [top/ito]