14:00 . Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Bojonegoro   |   13:00 . Situasi Arus Balik Lebaran di Perbatasan Bojonegoro-Ngawi   |   16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |  
Sat, 05 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Gara-gara Masalah Jaringan, Disdikda Tak Dapat DAK Rp.16 M?

blokbojonegoro.com | Friday, 23 March 2018 10:00

Gara-gara Masalah Jaringan, Disdikda Tak Dapat DAK Rp.16 M?

Reporter: M. Safuan blokBojonegoro.com - Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2018 ini dipastikan gigit jari, lantaran Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan dari pusat. Hal itu disebabkan adanya masalah jaringan saat memasukan data melalui Badan Perencanaan Nasional (Bapenas). Kasi Sarana dan Prasarana SD, Dinas Pendidikan Bojonegoro, M. Zamrony, kepada blokBojonegoro.com mengatakan, tidak hanya Kabupaten Bojonegoro yang tahun ini tidak mendapatkan DAK pendidikan dari pusat, ada juga kabupaten/kota lain seperti Surabaya dan Ponorogo. "Padahal DAK pendidikan yang akan didapat Dinas Pendidikan sebesar Rp16 miliar," jelas Mas Zam sapaan akrabnya.

Dengan tidak adanya anggaran yang diperoleh Disdikda, kata Zamrony, rencana untuk pembuatan Ruang Kelas Baru (RKB), pembangunan perpustakaan dan rehab kelas dipastikan belum bisa terealisasi tahun ini. Menurut Zamrony, saat pihak Disdikda mengetahui apabila tidak mendapatkan DAK pendidikan dari pusat karena input data yang dikirim mengalami trouble jaringan, pihaknya langsung melakukan berbagai cara agar DAK bisa cair. Akan tetapi pihak Disdikda tetap tidak mendapatkan anggaran tersebut, dikarenakan sudah ditetapkan oleh pusat. "Ya bagaimana lagi, tahun ini anggaran untuk SD tidak ada," tutup Zamrony kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : dak, disdikda, dana alokasi khusus



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat