22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   19:00 . Opening Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   18:00 . Akui Peluang Tipis, Edi Sampurno Pilih Tetap Jadi Kades Campurejo   |   17:00 . Resmi, AHY Berikan Rekomendasi Partai Demokat ke Wahono-Nurul   |   16:00 . Gerindra Klaim Sejumlah Parpol Turut Usung Wahono-Nurul   |   14:00 . PPM Al Fatimah Bojonegoro Sambut Baik JICA Volunteer dari Jepang melalui Program RMS   |   13:00 . Mahasiswi PAI Unugiri Jadi Duta Putri Cendekiawan Indonesia Jawa Timur   |   12:00 . Rekom DPP Gerindra Turun ke Setyo Wahono-Nurul Azizah   |   11:00 . PPP Bojonegoro Segera Beri Rekomendasi ke Wahono-Nurul   |   10:00 . Pj Gubernur Jatim Salurkan BLT Bagi Hasil Cukai Tembakau ke 393 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro   |   09:00 . Pj Adriyanto Tekankan Pentingnya APBD Adaptif   |  
Mon, 22 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tiga Bulan 63 Kasus DBD, 1 Anak Meninggal

blokbojonegoro.com | Sunday, 08 April 2018 17:00

Tiga Bulan 63 Kasus DBD, 1 Anak Meninggal

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Setiap tahun banyak masyarakat Bojonegoro yang terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini, memang sering menjadi penyakit mematikan yang menyerang masyarakat bahkan sampai menimbulkan kematian.

Pada tahun 2016 saja, ada 11 warga Kota Ledre yang meninggal dunia lantaran penyakit musiman itu, dengan jumlah 543 kasus dan pada tahun 2017 ada 282 kasus dengan 9 orang meninggal. Sedangkan, sampai Maret 2018 ini sudah ada satu korban yang meninggal dengan 63 warga yang terjangkit DBD.

"Data kasus DBD tahun 2018 bulan Januari ada 37 kasus, bulan Februari 16 kasus dan bulan Maret ada 10 kasus, jadi jumlahnya ada 63 kasus," terang Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Totok Ismanto.

Walaupun ada penurunan yang cukup drastis, penyakit yang bisa dikatakan musiman ini bisa dibilang masih cukup tinggi, sehingga sangat perlu diwaspadai. Oleh karena itu, dinkes menghimbau agar masyarakat tetap melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya.

Selain mengimbau masyarakat untuk melaksanakan hidup bersih, dinas Kesehatan juga melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kasus DBD. Salah satunya, membentuk kader, koordinator dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di setiap desa untuk pengontrolan dan pengawasan masyarakat agar melakukan hidup sehat.

"Kita juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan, serta pelatihan supervisor jumantik," ungkap Totok.

Tak hanya itu saja, Dinkes Bojonegoro juga melakukan pengadaan logistik untuk membantu pelaksanaan satu rumah satu jumantik. Sehingga, kedepan penekanan pada penurunan DBD di Kabupaten Bojonegoro benar-benar terlaksana dan tidak timbul korban lagi.

"Itu upaya dari dinkes, tetapi juga harus ada kerjasama dari masyarakat agar mengubur maupun menutup tempat yang berpeluang dijadikan sarang nyamuk," tutupnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : dbd, kasus dbd, kematian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat