18:00 . Pakar Stikosa AWS: Gen Z dalam Pilkada 2024 Jangan hanya Dijadikan Obyek!   |   10:00 . Pamit Berjemur di Depan Rumah, Pria di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Irigasi   |   09:00 . Polsek Kapas Sita Belasan Liter Miras saat Razia   |   08:00 . Klinik Aswaja, dari Forum Konsultasi Mahasiswa Unugiri Hingga 'Nguri-Nguri' Ngaji   |   21:00 . Kejari Periksa 150 Kades di Bojonegoro Soal Mobil Siaga   |   20:00 . Rugby UNUGIRI Bojonegoro Raih Juara 3 Kejurnas Mahasiswa di Surabaya   |   19:00 . Lomba Mewarnai, Ramaikan Harlah YPSPP Ulul Albab Plesungan   |   18:00 . Presiden Jokowi Teken PP Nomor 21 Tahun 2024 tentang Tapera   |   17:00 . Berantas Rokok Ilegal, Satpol-PP Jatim Sosialisasi di Bojonegoro   |   14:00 . Selama Penyidikan, Kejari Periksa 150 Kades di Bojonegoro Soal Mobil Siaga   |   10:00 . KPU Bojonegoro Lantik 1.290 PPS untuk Pilkada 2024   |   09:00 . Sebuah Pesan untuk Guru dan Siswa   |   08:00 . Jamaah Haji Meninggal di Masjidil Haram, Kemenag Bojonegoro Kunjungi Rumah Duka   |   07:00 . Kenakan Pakaian Adat, MIN 1 Bojonegoro Lepas 159 Siswa   |   20:00 . Gali Potensi Istimewa Mahasiswa, BEM KM UNUGIRI Adakan Kajian Filsafat   |  
Thu, 30 May 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

blokbojonegoro.com | Monday, 31 December 2018 09:00

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Yateman (66) warga Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpaksa mengurangi jumlah kerbau peliharaannya, lantaran saat ini lahan hutan banyak yang ditanami jagung. Sehingga ruang untuk mencari pakan kerbau semakin sempit. Sebab, biasanya kerbau miliknya terbiasa mencari makan di hutan setiap hari.

Saat blokBojonegoro.com melihat kerbau Yateman, Sabtu (29/12/2018), tengah berada di kandang. Anehnya kandang kerbau tersebut di lahan terbuka tanpa atap dan dinding, hanya menggunakan pagar pembatas saja.

"Setiap hari saya gembala di hutan jadi kalau di kandang hanya waktu sore hingga malam saja. Paginya sudah saya gembala lagi," kata Yatemen.

Menurut dia, lahan di hutan saat ini memang semakin sempit. Dirinya pun mengaku agak kerepotan ketika menggembala kerbau. Lantaran banyak lahan hutan ditanami oleh warga. Tak pelak kerbaunya pun memakam tanaman milik warga.

"Ya kandang ya makan tanaman milik warga. Ya saya harus ganti rugi," ujar laki-laki lajang ini. Sebelumnya, Yateman memiliki 15 kerbau, kini tinggal 10 ekor. [top/mu]

Tag : kerbau, pengembala



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat