14:00 . Peringatan HUT IBI, Layani KB MKJP Serentak di 6 Kecamatan   |   13:00 . Swiwings Express Hadir di Bojonegoro Jadi Spesialis Sayap   |   12:00 . Mulai Juli Kurikulum Merdeka Belajar Diterapkan di 461 Sekolah Bojonegoro   |   10:00 . PPDB Ditutup, Baru 5 SMP di Bojonegoro Penuhi Pagu   |   08:00 . Petani Terima Bibit Tembakau Virginia dari Pemkab Bojonegoro   |   22:00 . 2 Mitra Binaan PEPC JTB Berpartisipasi di Ajang Forkapnas   |   21:00 . Prof. Widodo, Alumni SMP Negeri Kapas Terpilih Menjadi Rektor Universitas Brawijaya Malang   |   20:00 . Alumni dan Santri Tebuireng Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Gelar Halal Bihalal   |   19:00 . Serap Aspirasi, Bupati Anna Diskusi Langsung dengan BEM dan Ormawa   |   18:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Melakukan Rekayasa Lalin di Jembatan Glendeng   |   17:00 . Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri   |   16:00 . Akses Jembatan Glendeng Sudah Ditutup, Masih Ada Pengguna Jalan yang Nyelonong   |   15:00 . Satu Data Bojonegoro Bisa Menjadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti   |   13:00 . Channel Kisah Tanah Jawa Kuak Sejarah dan Kemistisan Jembatan Kaliketek   |   09:00 . Semua Di-handle Teknologi, Tugas Pelajar Apa?   |  
Sun, 22 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

blokbojonegoro.com | Monday, 31 December 2018 09:00

Lahan untuk Pakan Kerbau Berkurang, Pengembala Resah

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Yateman (66) warga Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpaksa mengurangi jumlah kerbau peliharaannya, lantaran saat ini lahan hutan banyak yang ditanami jagung. Sehingga ruang untuk mencari pakan kerbau semakin sempit. Sebab, biasanya kerbau miliknya terbiasa mencari makan di hutan setiap hari.

Saat blokBojonegoro.com melihat kerbau Yateman, Sabtu (29/12/2018), tengah berada di kandang. Anehnya kandang kerbau tersebut di lahan terbuka tanpa atap dan dinding, hanya menggunakan pagar pembatas saja.

"Setiap hari saya gembala di hutan jadi kalau di kandang hanya waktu sore hingga malam saja. Paginya sudah saya gembala lagi," kata Yatemen.

Menurut dia, lahan di hutan saat ini memang semakin sempit. Dirinya pun mengaku agak kerepotan ketika menggembala kerbau. Lantaran banyak lahan hutan ditanami oleh warga. Tak pelak kerbaunya pun memakam tanaman milik warga.

"Ya kandang ya makan tanaman milik warga. Ya saya harus ganti rugi," ujar laki-laki lajang ini. Sebelumnya, Yateman memiliki 15 kerbau, kini tinggal 10 ekor. [top/mu]

Tag : kerbau, pengembala



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat