Jelang Panen, Petani Gayam Sibuk Usir Burung Pipit

Kontributor: Abdul Rokim 

blokBojonegoro.com - Sebagian petani di Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro merasa senang dengan tanaman padi yang hampir panen. Mereka yang hendak panen tak lain adalah para petani yang menanam jenis padi kumis dengan masa tanam 85 hari.

Namun, menjelang masa panen ini, burung pipit mulai banyak menyerang dan memakan bulir padi siap panen. Alhasil, untuk menjaga bulir padi agar tak habis dimakan burung, para petani rela menunggu disawah untuk mengusir burung kecil tersebut. 

Salah satu petani, Diyono menuturkan, memang tanaman yang keluar bulir padi pertama merupakan sasaran utama burung pemakan beras ini. 

"Padi di sebelah beda jenis, makanya belum keluar padinya, jadi emprit menyerang padi kami" jelasnya.

Saat ini memang pengusiran dilakukan secara manual, dengan berteriak atau menggunakan alat seadanya yakni kentongan atau alat yang lainnya.Bahkan ada yang memasang jaring untuk menjebak burung tersebut. 

"Biasanya menggunakan kentongan atau botol yang diisi kerikil untuk dipukul-pukul," tambahnya

Hal tersebut sudah berlangsung setiap tahun menjelang panen, sampai saat ini belum ada solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut. [kim/lis]