09:00 . Kawula Muda, Yuk Ikuti Dance Competition Ngelenyer Piala Bupati Bojonegoro 2022   |   08:00 . Bupati Anna Terbitkan SE Jam Kerja Terbaru Bagi Para ASN Pemkab Bojonegoro   |   07:00 . Jangan Marahi Anak yang Berbohong, Begini 3 Langkah Menghadapinya   |   20:00 . Tim Pemberdayaan Sahabat Pertamina Pamerkan Karya Lansia Produktif   |   19:00 . Hari Ini Cabor Atletik Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu   |   18:00 . 41 Guru Terima SK PPPK Kemenag Bojonegoro   |   15:00 . Kerjasama Perhutani dan Kimia Farma Surabaya Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat Umum   |   14:00 . PDM Bojonegoro Tetapkan 10 Dzulhijjah Jatuh 9 Juli 2022   |   12:00 . Satpol PP Jatim Beri Pelatihan Satgas Linmas Wilayah Bakorwil Bojonegoro   |   08:00 . PBNU Tetapkan Awal Dzulhijjah 1 Juli 2022   |   07:00 . Stres Selama Kehamilan Pengaruhi Jenis Kelamin Anak, Ini   |   17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |  
Fri, 01 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

DAK Kesehatan Bojonegoro

Optimalkan Anggaran, DPRD Akan Panggil Dinkes

blokbojonegoro.com | Sunday, 12 January 2020 18:00

Optimalkan Anggaran, DPRD Akan Panggil Dinkes

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan di Kabupaten Bojonegoro tahun 2019 dianggap minim. Diharapkan di tahun 2020 penggunaannya lebih optimal sesuai perencanaan dan kebutuhan.

Agar lebih optimal penggunaan DAK Kesehatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro berencana akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya ditahun 2019 penyerapan anggaran masih minim dari anggaran yang sudah disiapkan.

"Dinkes segera kita panggil lagi, terkait kendala-kendala serapan rendah di 2019. Sekaligus programnya di 2020 perencanaanya seperti apa," kata sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto.

Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, meskipun kita semuanya tidak mengharapkan sakit atau menikmati layanan kesehatan, tetapi layanan kesehatan itu sangat penting. Apalagi kesehatan merupakan hak dasar manusia yang harus dipenuhi.

"Mengingat sekarang ini musim penghujan, juga dimungkinkan terjadinya bencana. Layanan kesehatan atau fasilitasnya lebih lagi kedepannya," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Data yang berhasil dihimpun blokBojonegoro.com menyebutkan, DAK Kesehatan selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Ditahun 2018 sekitar Rp 37 miliar, jumlah tersebut meningkat ditahun 2019 menjadi kurang lebih Rp 40 miliar lebih.

Bahkan di tahun 2020 ini mencapai Rp 44 miliar. Anggaran puluhan miliar tersebut diperuntuhkan untuk DAK fisik seperti farmasi, dasar dan penugasan. Termasuk DAK non fisik meliputi akreditasi, jampersal dan yang lainya. Kalau tahun 2018 dan 2019 tidak ada penggaran untuk BPOM, ditahun 2020 dianggarkan BPOM sekitar Rp 275 juta untuk pengawasan Mamin dan layanan farmasi. [zid/ito]

Tag : dak, kesehatan, dinkes



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat