Reporter: Muhammad Qomarudin
blokBojonegoro.com - Manajemen Persibo Bojonegoro secara resmi telah menyerahkan Persibo kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Hal itu, setelah beredarnya surat yang ditandangani oleh seluruh petinggi Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Askab PSSI Bojonegoro, Abdul Mustajib membenarkan tentang penyerahan itu. Akan tetapi ia menegaskan, bahwa penyerahan Persibo bukan kepada Askab PSSI Kabupaten Bojonegoro, tetapi kepada Pemkab Bojonegoro.
"Penyerahan Persibo bukan ke Askab, tetapi Cq nya ke Askab," ungkap Abdul Mustajib, Rabu (11/3/2020).
Menanggapi surat yang diberikan oleh manajemen Persibo dengan nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq tentang peralihan, Askab PSSI Bojonegoro masih menunggu arahan dari Bupati.
Sedangkan untuk pendaftaran Persibo sendiri pada kompetisi liga 3 regional Jawa Timur musim kompetisi 2020, pria yang akrab disapa Kaji Tajib tersebut mengatakan, Pemkab Bojonegoro lah yang mendaftarkanya. Akan tetapi saat disinggung terkait siapa yang nantinya memegang Persibo, dirinya belum bisa menjelaskanya.
"Nanti kesepakatannya tinggal bagaimana apakah PT nya akan dibubarkan, ataukah PT nya diakuisi pihak lain," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.
Kaji Tajib menjelaskan, ada juga kemungkinan Askab PSSI Bojonegoro menaungi 2 tim untuk sebuah kompetisi jika memang nantinya Bupati Bojonegoro menginstruksikan untuk dikelola oleh Askab Bojonegoro. Namun, tentunya dengan catatan anggaran yang jelas dan bukan anggaran yang diterima oleh Askab PSSI Bojonegoro selama ini.
"Sebenarnya simpel, Persibo gak butuh apa-apa cuma butuh modal saja," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/mu]
Berikut isi suratnya:
Menindaklanjuti sekaligus menjawab surat dari pengurus Persibo Bojonegoro nomor 01/Persibo-Bjn/ll/2020 tertanggal 19 Februari 2020 yang ditujukan kepada Ibu Bupati Bojonegoro Cq. AÅŸkab PSSI Bojonegoro tentang peralihan pengelolaan Persibo Bojonegoro, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Sesuai statuta yang ada, AÅŸkab PSSI Bojonegoro fokus dalam pembinaan sepakbola, meliputi: kompetisi usia dini (UI0—UI7), kompetisi internal antar klub anggota (U18—U30), kompetisi tingkat provinsi/nasional, Futsal, peningkatan kapasitas untuk pelatih, wasit dan pengawas pertandingan, serta tugas-tugas pembinaan lainnya.
2. AÅŸkab PSSI Bojonegoro tidak pernah meminta atau menolak terkait rencana penyerahan pengelolaan Persibo kepada AÅŸkab PSSI Bojonegoro. Jika lbu Bupati dan stakeholder terkait memberikan penugasan resmi terkait hal ini, AÅŸkab PSSI Bojonegoro akan melaksanakan tugas tersebut.
3. Persoalan legalitas dan hükum menjadi prioritas yang harus dituntaskan kajiannya sesuai ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan dicarikan kesepakatan bersama semua stakeholder sepakbola Bojonegoro sebelum Persibo Bojonegoro benar-benar “diserahkan” pengelolaannya kapada AÅŸkab PSSI Bojonegoro.
4. Memastikan alokasi anggaran APBD Kabupaten Bojonegoro untuk Persibo Bojonegoro pada tahun 2020, di luar anggaran yang diterima AÅŸkab PSSI Bojonegoro selama ini. Termasuk pada tahun-tahun selanjutnya selama Persibo Bojonegoro masih dikelola oleh AÅŸkab PSSI Bojonegoro
5. Semua stakeholder bersepakat bahwa tahun ini Persibo Bojonegoro ditargetkan promosi ke Liga 2 dengan upaya yang jelas dan terukur.
6. Susunan pengurus baru Persibo Bojonegoro dibentuk oleh stakeholder sepakbola Bojonegoro melalui arahan lbu Bupati, dan tidak harus diisi oleh pengurus AÅŸkab PSSI Bojonegoro.
Demikian hal-hal yang menjadi perhatian kami terhadap surat yang dikirimkan pengurus Persibo Bojonegoro. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published