Reporter: M. Safuan
blokBojonegoro.com - Sejak merebaknya virus corona atau Covid 19 di berbagai daerah di Indonesia, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menekan agar virus asal Negara China tersebut tidak menyebar ke Kota Migas.
Selain itu, dampak wabah ini sangat dirasakan Kantor UKK Imigrasi Tanjung Perak Kelas I yang ada di Bojonegoro, yang mana permintaan pembuatan paspor menurun drastis.
Penyelia UKK Imigrasi, Nugroho Bayu Pamungkas mengatakan, pemohon paspor di UKK Imigrasi terus turun sejak virus Covid-19 menyebar.
Bulan Januari dan Februari pembuatan paspor masih stabil, sejak awal Maret pemohon paspor turun drastis, hanya ada sekitar 3 sampai 10 pemohon per hari.
"Biasanya setiap hari pemohon paspor umroh mencapai 30 sampai 50 orang, sedangkan selebihnya pemohon paspor untuk wisata," terang Bayu sapaan akrabnya.
Menurunnya pemohon paspor juga dipicu beberapa negara tujuan wisata memberlakukan lockdown. Mulai Selasa (24/3/2020) kemarin layanan UKK imigrasi berhenti sementara hingga 12 hari kedepan.
"Meski berhenti sementara, UKK Imigrasi masih tetap melayani paspor dengan prioritas kebutuhan mendesak," pungkas Bayu. [saf/mu]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published