Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Beredarnya kabar terkait Virus Corona berpengaruh pada pedagang lontong keliling yang berada di Kelurahan Ngrowo, Kota Bojonegoro. Pasalnya omzet  yang didapat setiap harinya terus mengalami penurunan.

Baca juga: [Pelantikan Kades Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan]

"Setiap hari terus mengalami penurunan penghasilan," kata Endang salah satu pedagang lontong lodeh keliling.

Menurut Endang, penurunan penghasilan itu dirasakannya sejak marak kabar tentang Virus Corona. Padahal biasanya setiap kali berdagang bisa mendapatkan penghasilan Rp500 ribu, namun saat ini penghasilan yang didapat hanya Rp150 ribu hingga Rp250 ribu saja.

"Saat ini, setiap hari hanya memasak lontong 1 kilogram, padahal sebelumnya masak lontong bisa sampai 3 kilogram," terang Endang blokBojonegoro.com.

Penurunan omzet pedagang lontong juga dibenarkan oleh pedagang lain, Tutik. Menurutnya omzet penghasilan penjualan lontong keliling terus menurun, padahal penghasilan dari penjualan lontong bisa sampai Rp500 ribu.

"Namun sejak, adanya Virus Corona ini penghasilan yang hanya sekitar Rp200 ribu setiap harinya," keluhnya.

Seperti diketahui,  Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Kota Bojonegoro, tepatnya yang ada di seputaran Jalan Meliwis Putih dikenal dengan sebutan Kampoeng Lontong Lodeh Pedal (pedagang sepeda onthel). Bahkan di kampung tersebut setiap minggu warga menjajakan dagangan serba lontong di sepanjang jalan setempat. [saf/lis]