17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Terpeleset Usai Mandi di Bengawan Solo, Santri Ini Ditemukan Meninggal

blokbojonegoro.com | Sunday, 16 August 2020 19:00

Diduga Terpeleset Usai Mandi di Bengawan Solo, Santri Ini Ditemukan Meninggal

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Seorang Santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, ditemukan meninggal karena tenggelam di sungai Bengawan Solo, Minggu (16/8/2020) siang. Diduga tenggelamnya korban akibat tepeleset usai mandi bersama temannya.

"Diketahui korban tenggelam diketahui atas nama Abid Murtadho (13) yang berasal dari Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto.

Eko mengungkapkan awal mula kejadian yang menimpa korban, bermula saat korban bersama santri lainnya, mandi di Sungai Bengawan Solo jam 14.00 WIB. Namun selang 30 menit kemudian, korban bersama teman atau santri lain hendak kembali ke Ponpes, namun nahas, korban terpeleset dan terpeleset hingga jatuh kembali ke Bengawan Solo.

"Terpelesetnya korban, dikiranya bercanda dan setelah ditunggu 30 menit, korban tak kunjung kembali dan akhirnya temanya langsung mencari korban ditempat semula," terang Eko.

Lanjut Eko, setelah teman korban mencarinya hingga waktu 30 menit di lokasi, namun korban tak kunjung ditemukan, akhirnya santri/teman lain melaporkan kejadian tersebut kepengurus Ponpes dan kemudian pengurus Ponpes melaporkan kejadian itu ke BPBD Bojonegoro.

"Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan sekitar jam 17.00 WIB dalam keadaan meninggal," pungkas Eko kepada blokBojonegoro.com.[saf/ito]

 

Tag : Tenggelam, bengawan, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat