19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:30 . Unugiri Bojonegoro Gelar Empat Kali Prosesi Wisuda Selama Dua Hari Berturut-turut   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

HMP Akuntansi STIEKIA Sosialisasi Budidaya Lele dan Magot di Sukowati

blokbojonegoro.com | Tuesday, 15 September 2020 12:00

HMP Akuntansi STIEKIA Sosialisasi Budidaya Lele dan Magot di Sukowati

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Mahasiswa merupakan sebuah agen pembawa perubahan bagi Masyarakat, yang mana mahasiswa dituntut untuk bersikap kritis dan dinamis.

Salah satunya yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa program studi (HMP) Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia (STIEKIA) Bojonegoro.

HMP Akuntansi Stikea Bojonegoro berhasil memperoleh dana hibbah dari Kementrian Dinas Dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), dengan berhasil memboyong dua proposal kegiatan.

Salah satunya unit kegiatan mahasiswa yang tergabung pada HMP Akuntansi dalam rangka mengurangi dampak covid-19 di masyarakat, dengan mengelar agenda sosialisasi program holistik pembinaan dan pemberdayaan desa melalui budidaya lele dan magot.

Agenda yang digelar di Balai Desa Sukowati ini, dihadiri oleh puluhan karang taruna maupun pemuda desa setempat. Mereka nampak begitu antusias mendengarkan penjelasan narasumber terkait program budidaya lele dan magot.

Sementara itu, wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIEKIA Bojonegoro, Hafizah Amrin berujar, dari sekian perguruan tinggi Negeri dan swasta ada dua proposal yang disetujui oleh Kemendikbud, dan perguruan tinggi harus berpartner bersama desa untuk mengurangi dampak covid-19.

"Dengan adanya holistik ini mampu mengatasi masalah yang muncul ketika pandemi, seperti pengangguran," tutur Hafizah Amrin.

Kepala Desa Sukowati, Amik Rohadi, menuturkan, melalui sosialisasi program holistik ini merupakan sesuatu kebanggan Karena program di Kemendikbud ini harus bersaing dengan ribuan kampus di Indonesia.

Program ini juga sedang booming terkait ternak magot dan budidaya lele dengan menggunakan makanan dari lava/lalat. Yang mana lele bisa sangat mudah di budidayakan dan tentunya hingga sampai pemasaran.

"Akan ada nilai tambah jika lele dikemas untuk
terlebih untuk potensi dalam Desa," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : STIEKIA, bojonegoro, pemberdayaan, sukowati, kapas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat